Ekonomi

Walaupun Dilanda Gempa Harga Bapok Di Pasar Stabil, Cabai Lokal Alami Kenaikan

IMG_20191008_122016

AMBON,MALUKU – Dilanda gempa bumi pada tanggal 26 September 2019 lalu dan masih terjadi gempa susulan, namun harga bahan pokok (bapok) terpantau stabil. Hanya saja, cabai merah kecil produksi petani lokal di Ambon yang mengalami lonjakan harga. Kisaran harga per hari ini sejak dilanda gempa Rp.100.000 sampai Rp 110.000,-. Namun, sebelum gempa , kisaran harganya Rp 50.000 sampai Rp 60.000,- .

IMG-20191008-WA0063

” Kita lihat bersama, untuk kebutuhan bahan pokok di pasar Passo hari ini, tadi Saya langsung bertanya kepada pedagang. Harga kebutuhan barang-barang memang sebelum dan sesudah gempa, masih sama harganya. Bahkan, para pedagang ada beberapa komoditi yang harganya turun. Seperti ayam pasokan cukup. Bahkan, per kilonya hanya Rp25.000,-, kalau satu ekor katanya 2 kilogram lebih, dijual Rp50.000. Artinya pasokan cukup. Dan memang ada beberapa komoditi yang naik, cabai lokal, cabai produksi dari Ambon sendiri. Ya kita maklum, biasanya dalam kondisi seperti ini kadang-kadang petani tidak konsen lagi untuk memanen buah cabai nya, sehingga pasokan kurang,” sebut Direktur Jendral (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI), disela-sela kunjungannya bersama tim Kemendag, di Pasar Transit Passo, Selasa (08/10/2019).

IMG-20191008-WA0062

Suhanto menambahkan, kendati demikian, akuinya, kalau cabai yang dari luar , cabai keriting masih kisaran Rp40.000 , masih ok. Hanya cabe merah kecil lokal , itu ada kenaikan.

IMG-20191008-WA0089

” Tetapi Saya pikir secara umum, kebutuhan bahan pokok di pasar ini yang kami pantau, ini mencerminkan pasar-pasar lain yang ada di kota Ambon ini, masih stabil. Bahkan, harga telur 3 buah Rp 5.000. Artinya, semuanya masih ok,” ujarnya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com