Hukum & Kriminal

Mayat Laki-Laki Paruh Baya Ditemukan Warga Di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon

IMG_20191013_020544

AMBON,MALUKU – Mayat laki-laki paruh baya tanpa identitas, ditemukan di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, tepatnya di depan ruangan transit penumpang. Kejadian ini di ketahui, berdasarkan keterangan saksi Mohammad Saleh yang melaporkan temuannya tersebut , Jumat (11/10/2019), pukul 06.30 ke Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon.

IMG_20191013_020606

” Kronologis kejadiannya, saksi menjelaskan sekitar pukul 02.55 Wit, saksi yang sementara berada di ruangan tunggu, mendengar teriakan sebanyak 2 ( dua ) kali dari arah depan ruangan transit penumpang. Setelah mendengar teriakan , saksi langsung datang menuju arah suara teriakan dan melihat seorang laki-laki dengan posisi badan terlentang. Saat  mendekati dengan maksud menanyakan keadaan korban, saksi kaget dikarenakan badan laki-laki paruh baya sudah kaku dan telah meninggal dunia,” beber Julkisno Kaisupy, Kasubag Humas Polres Ambon dan Pulau-Pulau Lease, dalam rilisnya pada Jumat sore.

Julkisno menuturkan, saksi juga menambahkan, pada hari Rabu tanggal 09 Oktober 2019 pukul 11.00 Wit, saksi melihat Petugas Kesehatan dari Pelabuhan, sempat memeriksa kesehatan dan memberikan obat kepada korban, namun korban tidak mau makan dan meminum obat.

” Setelah mendengar laporan dari saksi, Personil KPYS langsung mendatangi TKP. Saat tiba di TKP, posisi mayat terlentang dengan memakai celana panjang warna ungu dan sarung bermotif kotak-kotak warna merah putih, berada di leher tanpa menggunakan baju dan badan korban terlihat kaku dan mata melotot,” sebutnya.

Tindakan lanjutan, Julkisno menambahkan, pukul 09.25 Wit, jenazah tanpa identitas tersebut di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, dengan menggunakan mobil Ambulans Kesehatan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon , untuk pemerikasaan lebih lanjut.

IMG-20191011-WA0038

Dari hasil pemeriksaan luar dari tim medis, dirinya mengakui, tidak di temukan tanda-tanda kekerasaan terhadap badan korban.

Kendati demikian, dari keterangan Ampi Sekewael yang bekerja selaku cleaning service PT. Pelindo menjelaskan, korban sudah sekitar 5 (lima) bulan berada di Pelabuhan Yos sudarso dan tidur di depan ruangan transit penumpang.

” Saksi bersama teman-teman dan juga beberapa pedagang asongan, sering memberikan makanan kepada korban yang mana, korban tidak pernah berkomunikasi dengan orang-orang yang berada di pelabuhan,” ujarnya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com