Maluku

Gala Desa Ditutup, Bupati Minta Perhatian Menpora Untuk Kemajuan Olahraga Di Malra

IMG_20191016_111136

MALRA,MALUKU – Pelaksanaan Gala Desa di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) tahun 2019, resmi ditutup. Bupati Malra, M. Thaher Hanubun, resmi menutup kegiatan Gala Desa yang adalah program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bertemakan “Ayo Olahraga” dan berlangsung sejak 14 September lalu.

Bupati meminta perhatian dari Menpora untuk kemajuan olahraga di Malra. Karena dari Malra, telah melahirkan atlit-atlit yang mengharumkan nama Indonesia. Salah satunya, manusia tercepat se-Asia Tenggara yakni, Agus Ngamel.

” Semoga Menpora tidak menutup mata untuk kemajuan olahraga di Maluku Tenggara, dengan memberikan bantuan sarana fasilitas pendukung, untuk memajukan olahraga di daerah ini,”harap Bupati, disela-sela sambutannya di Stadion Maren, Langgur, (14/10/2019).

IMG-20191015-WA0088

Bupati juga mengatakan, melalui event Gala Desa ini, diharapkan dapat mengasah mental dan kemampuan serta melatih fisik , agar generasi muda Kei lebih siap sejak dini dan dapat menciptakan bibit-bibit pemain yang bisa berkancah, pada event yang lebih besar lagi.

” Untuk kemajuan olahraga di Kei Maluku Tenggara, Thaher dan Petrus tidak pernah bersurut semangatnya, untuk terus membina dan memajukan olahraga ke depan. Harapan saya, melalui event Gala Desa ini akan lahir atlet- atlet baru yang memiliki bakat serta kemampuan sehingga nantinya, Malra dapat mewakili Indonesia pada event- event besar ,” ujarnya.

Sementara itu, Sudirman yang mewakili Menpora Republik Indonesia (RI) menyampaikan apresiasinya terhadap pemerintah kabupaten di bawah pimpinan Thaher Hanubun dan masyarakat Malra, atas suksesnya penyelenggaraan Gala Desa 2019 di Malra. Menurutnya, olahraga dapat mempersatukan seluruh anak bangsa.

IMG-20191015-WA0089

” Kami dari Kemenpora RI, menyampaikan apresiasi untuk Bupati M. Thaher Hanubun, beserta seluruh masyarakat Malra. Gala Desa tahun 2019 di Malra terselenggara dengan sukses dan terlihat begitu antusiasnya masyarakat di daerah ini, terhadap olahraga. Olahraga dapat mempersatukan seluruh anak bangsa, tanpa memandang suku maupun agama,” ujar Sudirman, saat penutupan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Malra, Muchsin Rahayaan yang juga Ketua Panitia Gala Desa , kepada wartawan  menyampaikan, Gala Desa merupakan Program Kemenpora yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan akan berlanjut pada tahun 2020, meskipun tidak dianggarkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

” Gala Desa tidak dianggarkan oleh Kemenpora, tetapi pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), tetap menjadikan Gala Desa sebagai event olahraga prioritas dan akan dianggarkan  oleh Dinpora melalui KUA PPAS tahun 2020 nantinya,” ujar Rahayaan.

Rahayaan menjelaskan, peserta atlit Gala Desa tahun 2019 mengalami peningkatan, dari tahun sebelumnya.

” Gala Desa 2019 ini diikuti 1.372, atlit yang datang dari 49 Ohoi (Desa-red) dengan mempertandingkan empat cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.Yakni, sepak bola, bola voli, atletik, dan cabor bulu tangkis. Antusias masyarakat pun jauh meningkat, dari gala desa sebelumnya,” beber Rahayaan.

Dirinya menyebutkan, atlit terbanyak di ikuti oleh beberapa ohoi yang ada di daratan Kei Kecil. Untuk itu ke depan, dirinya  akan mencoba melakukan metode dan modifikasi . Dimana nantinya, beberapa cabang olahraga akan dilaksanakan di Kecamatan Kei Besar untuk melibatkan atlit-atlit berbakat di Kei Besar.

Gala Desa 2019, tuturnya lagi, mempertandingkan 4 cabor. Antara lain, sepak bola, bola voli, atletik dan cabor bulu tangkis.

” Gala Desa telah melahirkan atlit-atlit potensial. Untuk itu, Dispora dan KONI terutama Askap PSSI dan beberapa pengurus cabang olahraga lainya, dapat melihat bibit – bibit potensial ini , untuk dibina dan dikembangkan sehingga, diharapkan dapat mengikuti event  di tingkat nasional,” pungkasnya.

Lanjutnya, para pemenang dari turnamen Gala Desa diberikan penghargaan berupa trophy dan bonus berupa uang pembinaan dan piagam penghargaan.

IMG-20191015-WA0091

” Menjadi suatu kebanggaan , bagi panitia penyelenggara pelaksanaan Gala Desa tahun 2019 yang di mulai sejak 14 September hingga penutupan hari ini, 14 Oktober 2019, berjalan dengan aman dan lancar. Ke semuanya itu, berkat dukungan seluruh komponen masyarakat Malra dan dukungan yang luar biasa dari aparat keamanan,” ujar Rahayaan.

Mewakili pemerintah daerah, tambahnya, panitia secara khusus menyampaikan terima kasih, serta penghargaan yang tinggi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, yang telah mempercayakan Malra, sebagai penyelenggara Gala Desa.

” Kami berharap , semoga Gala Desa dan event kegiatan lainnya, Kabupaten Malra masih tetap mendapatkan kepercayaan dan kesempatan, demi memajukan olahraga di Malra,” pinta dan harapnya.

Sekedar tahu, Bupati bersama Forkompinda turut menyaksikan laga final Gala Desa sepak bola U-16 , antara Club Danar Lumefar FC vs Danar SMA Raudah (Danar Ternate), dengan skor akhir 1-0 untuk kemenangan SMA Raudah, di stadion Maren, Langgur.
(IN-09).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com