Maluku

DPP Perintahkan DPD Hanura Tarik Aset Partai Yang Masih Berserakan

20191011_154609

AMBON,MALUKU – Wakil Ketua Umum DPP Hanura, Yus Usman Kusumanegara menegaskan, DPD sampai ke tingkat DPC harus menarik aset-aset partai yang masih berserakan di tempat lain. Hal ini ditegaskan oleh Yus Usman, disela-sela sambutannya pada Pembukaan Rapimda Partai Hanura tahun 2019 yang terselenggara di salah satu hotel di Kota Ambon, Jumat (11/10/2019).

Yus Usman Kusumanegara - Wakil Ketua Umum DPP Hanura

Yus Usman Kusumanegara – Wakil Ketua Umum DPP Hanura

” Semua aset-aset partai yang sampai hari ini, masih berserakan untuk segera diambil alih. Yang masih dikuasai oleh kelompok- kelompok yang tidak berwenang. DPP meminta ketua DPD untuk mensosialisakan keputusan ke DPC-DPC dalam forum rapimda. Aset partai itu masih banyak dikuasai oleh orang-orang yang tidak beradab. Ada kantor sekretariat, mobil-mobil dan macam-macam. Itu yang harusnya segera dieksekusi. Termasuk di Maluku ini,” tegasnya.

Dirinya menerangkan, karena sudah jelas Hanura yang keputusan Mahkamah Agung itu, kasasi sudah ditolak. Hanya ada satu Hanura dibawah pimpinan Pak OSO (Oesman Sapta Odang).

20191011_152535

Tuturnya, kalau tidak dikembalikan, nantinya ada prosedur hukum melalui aparat penegak hukum, supaya bisa dieksekusi. Apalagi kader yang lama sudah pindah partai.

” Kita melaporkan sesuai prosedur hukum saja. Kalau secara baik-baik tidak maksimal, mempertahankan, kita lakukan sesuai prosedur hukum,” tegasnya lagi.

Yasin Payapo - Ketua DPD Hanura Maluku

Yasin Payapo – Ketua DPD Hanura Maluku

Sementara itu, ditambahkan oleh Ketua DPD Hanura Maluku, Yasin Payapo mengungkapkan, hasil rapat kerja nasional disepakati di level nasional. Pengawalannya dari DPD Hanura Maluku, kita sudah melapor ke pihak Polres 2 kali. Kita tunggu.

Bupati Kabupaten SBB ini menuturkan, mereka juga masih punya alasan, masih ada proses. Sekarang sudah keluar, kasasi Mahkamah Agung. Berdasarkan ini, kita usahakan melaporkan ulang ke Polres.

” Dua kali pelaporan, namun karena pihak Polres beralasan proses ini masih jalan, menunggu keputusan MA dan keputusan sudah keluar, menjadi dasar buat kita untuk melaporkan kembali,” bebernya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com