Agama

Lantik Pengurus Majelis Taklim “Jabal Rahman”, Ini Pesan Kepala Kemenag Kota Tual

IMG-20190914-WA0052

TUAL,MALUKU – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tual, H. Hanafi Kasim, mengatakan, ancaman terbesar yang di hadapi masyarakat saat ini adalah rasisme, penyebaran informasi bohong/hoaks yang mengarah kepada perpecahan antar sesama anak bangsa. Untuk itu, seluruh masyarakat harus mampu menetralisir berbagai ancaman dengan terus merajut kebersamaan dan menghidupkan kembali semangat bertoleransi, sebagai mana falsafah hidup di kepulauan Kei, Ain Ni Ain (sesama kita adalah saudara).

IMG-20190914-WA0049

” Saya berharap dan berpesan, Pengurus Majelis Taklim yang baru saja dilantik, agar terus berperan aktif dengan berbagai program kegiatannya seperti, pengajian Qur’an, Yasinan, praktek ibadah, ceramah serta terus menjaga pengamalan nilai-nilai agama, dalam bingkai NKRI yang diwujudkan melalui gerakan mengembalikan fungsi agama, sebagai pemersatu hubungan persaudaraan antar seluruh anak bangsa,” katanya sembari berpesan, usai melantik Pengurus Majelis Taklim Jabal Rahman, di Kota Tual, Jumat (13/09/2019).

Hanafi menuturkan, banyak hikmah yang dapat diambil dari fenomena menjamurnya Majelis Taklim di Kota Tual, maupun yang tersebar di pelosok -pelosok desa. Hal ini menunjukkan nilai positif , akan kesadaran umat Islam untuk memahami ajaran-ajaran inti Islam, sekaligus sebagai wadah syiarnya Islam.

IMG-20190914-WA0051

Menurutnya, kehadiran Majelis Taklim juga sebagai pendidikan, pencerahan dan pemberdayaan umat agar masyarakat di daerah ini , mempunyai sensitifitas dan kemampuan dalam menyikapi problematika kehidupan masing-masing, seiring tantangan kehidupan yang semakin kompleks dan berat, terutama di era revolusi industri saat ini.

” Saya sungguh mengapresiasi atas semangat dan komitmen terbentuknya pengurus Majelis Taklim “Jabal Rahman” , kompleks Banda Eli yang ada di pusat kota Tual ini,” ungkap Hanafi .

Dia menilai, Majelis Taklim ikut serta memberikan sumbangsihnya, bagi pencerdasan mental spiritual dan akhlak umat. Hal ini patut kita apresiasi karena,  merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat umum dalam membina, mencerahkan dan melakukan upaya pendidikan dalam kelompok masyarakat,” ujarnya.

IMG-20190914-WA0050

Sementara itu, Aisyah Baranyanan/ Salamun, selaku Ketua Majelis Taklim Jabal Rahman, usai dilantik menyampaikan, terbentuknya Majelis Taklim Jabal Rahman berawal dari cerita iseng ibu-ibu yang beraktifitas di pasar, dapur dan kasur.

” Menindak lanjuti cerita kami itu dengan kondisi lingkungan, maka kami pun mencoba membentuk majelis yang intinya hanya sekedar membaca tulis Al’quran. Seiring perkembangan, banyak ibu- ibu yang ada di dalam maupun di luar kompleks Banda Eli, mulai tertarik untuk bergabung, sehingga yang awalnya hanya sekitar 10 orang, alhamdulillah pada hari ini bisa di lantik sebanyak 30 orang, dengan berbagai program dan jadwal kegiatan dua kali dalam seminggu,” sebutnya.

Untuk diketahui , turut hadir pada kegiatan pelantikan Pengurus Majelis Taklim Jabal Rahman di antaranya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kecamatan Tayando Tam Kota Tual, M. Rivai Jusman Rumra, yang juga merupakan Imam Mesjid Jabal Rahman. Selain itu, Raja Banda Eli B. Alimuddin Latar, calon terpilih Ketua DPRD Kota Tual periode 2019-2024 Hasan Syarifuddin Borut, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Tual dan para tokoh sesepuh dari keluarga besar Banda Eli yang menetap di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

(IN-09)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com