Ekonomi

Walikota Tual Bersama BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim JKK dan JHT

IMG-20190812-WA0011

TUAL,MALUKU – Walikota Tual Adam Rahayaan, secara simbolis menyerahkan klaim santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada Abu Bakar Hanubun sebesar Rp. 22.221.392 dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada Ali Kabalmay sebesar Rp. 18.939.440 .

Proses penyerahan tersebut, disaksikan oleh Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi dan Maluku Toto Suharto, didampingi Asisten Deputi Direktur Manajemen Resiko I Putu Wiradana, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Maluku Alias Muin dan Kepala KCP cabang Tual , Dwi Ari Wibowo, di ruang kerja Walikota Tual, Jumat (09/08/2019).

Pantauan INTIM NEWS, usai menyerahkan klaim santunan tersebut, Walikota langsung mengadakan pertemuan singkat yang membahas pentingnya Jaminan Sosial, bagi masyarakat pekerja formal dan non formal.

IMG-20190812-WA0012

Pada kesempatan itu, Walikota sangat menyambut positif serta mengapresiasi kehadiran serta perhatian BPJS Ketenagakerjaan, bagi masyarakat Kota Tual.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi dan Maluku Toto Suharto, mengharapkan dukungan dan kerjasama yang baik, dengan Pemerintah Kot Tual dan menjadikan Kota Tual , sebagai salah satu Kota Sadar Perlindungan Tenaga Kerja di Indonesia.

Ditemui awak media usai melakukan tatap muka bersama tersebut , Toto Suharto menyatakan, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan seluruh masyarakat pekerja di seluruh Indonesia, lebih khusus pada masyarakat kota Tual, agar nantinya dapat terlindungi dengan jaminan sosial ketenagakerjaan.

” Kunjungan ini, sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kota Tual, atas perhatiannya kepada seluruh masyarakat pekerja . Untuk itu, kami mengharapkan dengan adanya support dari Pemkot, untuk bisa melindungi seluruh warganya dengan memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan, sebagai media untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” ungkap Toto.

Sesuai amanat Undang-Undang, sebutnya, setiap rakyat Indonesia berhak atas perlindungan jaminan sosial dan khususnya ketenagakerjaan. Untuk itu , BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memastikan semua pekerja Indonesia dari pusat dan daerah hingga pedesaan , wajib dilindungi oleh Jaminan Sosial.

IMG-20190812-WA0010

“Jaminan sosial itu di peruntukan untuk seluruh masyarakat, baik ASN penerima gaji dan non penerima gaji . Misalnya, Petani, Nelayan, Tukang Ojek, termasuk pekerja di jasa konstruksi, penting juga untuk rekan- rekan wartawan yang resikonya lebih tinggi , saat melakukan tugas,” katanya.

Ia menambahkan, bila terjadi resiko maka BPJS Ketenagakerjaan yang akan mengambil alih dengan biaya yang seminimal mungkin, tetapi manfaatnya sebesar -besarnya. BPJS menyiapkan Rp 24 juta, dengan biaya iuran Rp. 5.400 untuk masyarakat non penerima upah dan Rp.16.800, per bulannya untuk masyarakat penerima upah. (IN-09)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com