Kesehatan

Remaja Memiliki Peran Strategis Dalam Mengembangkan Program KB Di Indonesia

IMG-20190829-WA0042

AMBON,MALUKU – Asisten III Pemerintah Kota Ambon, Romeo Soplanit saat membacakan sambutan tertulis Walikota Ambon menyatakan, generasi milenial adalah generasi yang sangat mahir dengan teknologi. Dengan kemampuannya di dunia teknologi dan sarana yang ada , memiliki banyak peluang untuk bisa berada jauh di depan, dibandingkan generasi sebelumnya.

Namun sayangnya, jelas Walikota, dari beberapa data statistik yang ada di katakan bahwa, generasi milenial cenderung lebih tidak peduli , terhadap keadaan termasuk budaya dan ekonomi. Mereka cenderung lebih berfokus kepada pola hidup kebebasan dan cenderung mainkan hal yang instan dan tidak menghargai satu proses kehidupan yang tengah terjadi.

Dijelaskan, mengingat kedudukan dan perannya strategis sudah selayaknya jika remaja di era modern, hal ini akan memberi andil yang besar dalam mengembangkan program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia. Bagi para remaja memiliki pendidikan yang lebih tinggi, sikap inovatif terhadap norma dan yang rasional bersifat dinamis dan beri orientasi ke masa depan.

IMG-20190829-WA0043

” Karakteristik ini merupakan potensi pendukung untuk pengembangan peran remaja, dalam program KB di masa sekarang maupun yang akan datang, sehingga kontribusi nya dapat ditingkatkan lagi,” ujarnya , pada Pelatihan Konselor Sebaya PIK-R yang digelar oleh Pemerintah Kota Ambon, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), yang terlaksana di salah satu hotel di Kota Ambon, Kamis (29/08/2019).

Olehnya itu, sebutnya, guna menciptakan kemampuan remaja untuk berbicara dengan orang lain tentang masalah dan perasaan pribadi, remaja memiliki kemampuan untuk menggunakan keputusan yang dibuat dan dalam konseling menghadapi permasalahan-permasalahan pribadi, mengembangkan keterampilan observasi atau pengamatan, agar remaja dapat membedakan tingkah laku abnormal dengan normal, remaja memiliki kemampuan demonstrasi dan kemampuan bertingkah laku yang beretika.

Akuinya, DPPKB Kota Ambon setelah mengembangkan program kesehatan reproduksi remaja, sekaligus ada kegiatan dengan prinsip pengelolaan dari dan oleh untuk remaja yang diberi nama Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIKK-RR).

IMG-20190829-WA0041

” Remaja diharapkan mampu memfasilitasi terwujudnya remaja yang sadar berperilaku sehat dan terhindar dari resiko Triad KRR (Seksualitas,Napza dan HIV/AIDS), tetapi juga remaja yang mau menunda usia perkawinannya, hingga mencapai kedewasaan penuh, bercita-cita mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera, serta mampu menjadi contoh model, idola dan sumber informasi, bagi teman sebayanya,” ungkap Soplanit mengutip sambutan Walikota.

Ini berarti, tambahnya, tema jadi maksud akan mengisi masa-masa remaja nya dengan kegiatan positif yang berguna, sebagai bekal kelak jika sudah berkeluarga.

Dirinya pun mengajak hentikan segala kegiatan yang dapat merugikan orang lain, manfaatkan waktu belajar anda dengan baik, jauhkan dari anda sex bebas, narkoba dan perkawinan usia dini .

” Jikalau anda merasa bosan akan hidup ini, lebih baik mengisi waktu anda dengan bermain musik, bernyanyi dan menghibur hati , maka jiwa anda akan tenang,” ajaknya. (CR01)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com