Ekonomi

Maluku Dapat Bantuan Kapal Ferry 1500 GT Dari Kemenhub

IMG-20190808-WA0054

AMBON,MALUKU – Provinsi Maluku, memperoleh bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan, berupa satu unit Kapal Ferry berukuran besar yakni, dengan bobot 1500 GT (Gross Tonnage). Kapal ferry ro-ro yang diberi nama KMP Bahtera Nusantara 02 itu, telah diluncurkan pengapungannya di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (08/08/2019).

Humas Pemerintah Provinsi Maluku dalam rilisnya menyebutkan, Direktur Utama PD. Panca Karya Provinsi Maluku, Rusdy Ambon, membenarkan kapal ferry yang akan diperuntukkan melayani pelayaran angkutan penyeberangan di Provinsi Maluku itu, telah diluncurkan dan tidak lama lagi akan melayari perairan Maluku.

IMG-20190808-WA0056

“ Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, setelah diluncurkan dan di uji coba hari ini di Surabaya, KMP Bahtera Nusantara 02 dengan bobot 1500 GT ini, dapat langsung diserahkan ke Pemerintah Provinsi Maluku untuk segera melayari angkutan penyeberangan di Maluku,” kata Dirut, di ruang kerjanya, Kamis (08/08/2019).

Sebelumnya, ingat Dirut, saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2017 yang puncak acaranya diadakan di Kota Ambon, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, meresmikan sejumlah proyek infrastruktur di Provinsi Maluku. Saat itu, Presiden juga meresmikan dua kapal ferry ro-ro, KMP Tanjung Sole dan KMP Lelemuku. Kedua kapal ferry ini, masing- masing berkapasitas 500 GT. Saat ini, Tanjung Sole melayari Namlea- Manipa- Waesala, sedangkan Lelemuku melayari lintasan Saumlaki- Adaut- Letwurung.

“ Saat peresmian itu, Presiden melihat kondisi Maluku masih membutuhkan kapal yang lebih besar. Beliau lalu berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan, agar diprogramkan,” tuturnya.

IMG-20190808-WA0055

Pembuatan kapal ferry di galangan kapal milik PT Dumas Tanjung Perak Shipyards, di Surabaya, itu kini telah rampung dan diluncurkan pengapungannya untuk dapat diuji-coba pelayarannya.

Dirut menyebutkan, percepatan realisasi program bantuan kapal ini, dapat segera terlaksana, berkat koordinasi Gubernur Maluku Bapak Murad Ismail dengan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi.

“ Peluncuran ini, dapat terlaksana berkat hasil koordinasi Pak Gubernur yang langsung bertemu Pak Menteri Perhubungan, sehingga ditindaklanjuti sesuai dengan program 100 kerja beliau di Dinas Perhubungan,” ungkapnya.

IMG-20190808-WA0057

Dijelaskannya, luas perairan Maluku yang sangat besar ini, membuat kehadiran KMP Bahtera Nusantara 02 sangatlah strategis. Untuk rute pelayarannya, pihak Pemerintah Provinsi Maluku akan melihat lagi daerah-daerah yang sangat membutuhkan kehadiran kapal ferry tersebut.

“Mudah-mudahan ke depan, Pak Gubernur bisa berkoordinasi untuk mendapatkan tambahan kapal lagi. Pengelolaan kapal ferry ini akan ditangani perusahaan daerah, namun kami menunggu arahan dan petunjuk dari Bapak Gubernur juga,” ujarnya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com