Ekonomi

Ratusan Karyawan PT.WLI Duduki Kantor DPRD Maluku

IMG_20190812_131118

AMBON,MALUKU – Menuntut keadilan, ratusan karyawan PT. Wahana Lestari Investama (WLI), menduduki kantor DPRD Provinsi Maluku, di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (08/07/2019). Mereka menduduki kantor DPRD Maluku sejak siang hingga malam ini.

Pantauan INTIM NEWS, para karyawan PT. WLI ini, membawa sanak keluarga mereka, serta menggelar tikar dan karpet untuk bisa tidur. Tak ketinggalan, mereka juga membawa anak-anak mereka. Bukan saja di dalam Iobi gedung kantor DPRD Provinsi Maluku, mereka juga meluber sampai ke luar gedung Iima lantai tersebut.

Para karyawan PT WLI menggelar aksi demonstrasi, lantaran mereka merasa diperlakukan seperti budak oleh pihak perusahaan. Para karyawan ini dipaksa kerja Iebih dari 9 jam tetapi uang Iembur tidak diberikan. Setiap hari, mereka bekerja dan tidak diijinkan sakit. Jika tertimpa kecelakaan, resiko ditaanggung sendiri.

Bahkan, BPJS dihapus dan karyawan yang di PHK tidak mendapat pesangon sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan. Lebih sakit lagi, pemerintah daerah diduga membela pihak perusahaan.

PT WLI diduga menerapkan sistem kerja romusha alias kerja paksa kepada karyawannya. lni terungkap dari pengakuan Ode Saleha, Wa Sumiai, Ala Wahid dan Zein lpaenin yang merupakan bagian dari puluhan karyawan WLI yang jauh-jauh datang dari Seram Utara, Malteng ke Kota Ambon untuk mencari keadilan.

Selain itu, karyawan yang menikah tidak diijinkan cuti. Jika ada karyawan yang hamil, hanya diijinkan sampai melahirkan dan beberapa hari kemudian harus kembali masuk kerja. Namun, sekarang ini sudah tidak Iagi.

Bukan saja itu, jika karyawan mengalami kecelakaan kerja, perusahaan tidak menanggung biaya pengobatan. Hingga berita ini dipublikasikan, ratusan karyawan PT. WLI, masih menduduki kantor DPRD Provinsi Maluku. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com