Ekonomi

Program Sinergitas, Disperindag Maluku Serahkan Bantuan Perbengkelan

IMG-20190730-WA0099

AMBON,MALUKU – Dalam rangka pemberdayaan dan pembinaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Ambon, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku menyerahkan bantuan perbengkelan roda dua, bagi lima kelompok usaha. Selain bantuan perbengkelan, kelima IKM ini juga mendapat bimbingan teknis (Bimtek) terkait penggunaan dan perawatan peralatan tersebut.

Program sinergitas antara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Disperindag Provinsi Maluku itu, berlangsung di aula Lantai II Kantor Disperindag, Selasa (30/07/2019).

 

IMG-20190730-WA0098

Bantuan peralatan perbengkelan roda dua yang diberikan antara lain, kompresor scanner motor, mekanic full set, charge accu dan mesin gurinda. Setelah penyerahan bantuan, dilanjutkan Bimtek terkait pengaplikasian teknologi peralatan sehingga, bisa memberikan pengetahuan dan informasi lebih detail tentang service serta, perawatan mesin injeksi agar usaha perbengkelan di Maluku, terkhususnya Kota Ambon, bisa berkembang lebih baik.

Asisten III Bidang Ekonomi, Investasi dan Pembangunan Setda Maluku, Kasrul Selang, saat menyampaikan sambutan mewakili Gubernur Maluku mengungkapkan, kelima IKM yang menerima bantuan perbengkelan, terlebih dahulu sudah melalui proses mulai dari identifikasi IKM dan telah lulus verifikasi, sehingga diharapkan bantuan yang diberikan bisa bermanfaat.

 

“ Tidak ada kebetulan mendapat bantuan ini, pastinya sudah melalui proses panjang. Diharapkan, ada rasa syukur dengan cara menjaga dan menggunakannya sesuai peruntukan. Jangan pindah tangankan, namun dipakai untuk mencari nafkah dan sebagainya,” tegasnya.

IMG-20190730-WA0100

Kasrul menyatakan, IKM di Maluku perlu didorong agar terus meningkatkan inovasi dan kreasi sehingga , mampu berdaya saing global dan mampu mengikuti selera pasar.

“IKM harus mampu membuat terobosan sehingga bisa bersaing. Misalnya, untuk tujuan pemasaran, nomor telepon di tempel di tempat-tempat yang bisa di akses publik. Misalnya, jasa bengkel injeksi modern buka 24 jam,” ujarnya, sambil mencontohkan.

Menurutnya, pemerintah daerah sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan Kemenperin. Apalagi saat ini, lanjut dia, kendaraan bermotor menjadi kebutuhan dan hampir tiap rumah tangga memilikinya.

“ Kendaraan itu pasti rusak hingga butuh perbaikan. Intinya jasa perbengkelan sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Sementara itu, Kasubdit Program Dit IKM Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut Ditjen IKM dan Aneka Kemenperin, Ciska Farida Ariany, menegaskan, pihaknya sudah berkomitmen memperhatian wilayah Indonesia Timur. Bahkan target yang ingin dicapai Kemenperin adalah, pemberdayaan 20 ribu IKM. Hal itu bertujuan, agar mampu bersaing di pasar industri.

IMG-20190730-WA0101

“ Kementerian tetap memperhatikan IKM di wilayah timur. Target tahun 2019 yakni, 20 ribu IKM yang harus dicapai oleh kementerian. Jadi IKM yang saat ini menerima bantuan, merupakan orang-orang pilihan,” terang Ciska.

Dia menambahkan, program sinergitas itu telah dilaksanakan tiga tahun belakangan ini. Namun khusus untuk Provinsi Maluku, baru tahun pertama mengikutinya.

“ Tidak semua provinsi di Indonesia mengajukan sinergitas . Padahal kegiatan ini, baik dilaksanakan dimana pelatihannya didukung dana Dekon oleh Pemprov Maluku, sedangkan kementerian melalui Program Sinergitas memberikan mesin peralatan untuk menunjang kegiatan,” jelasnya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com