Hukum & Kriminal

Kantor Satpol PP Malra Terbakar, Pemkab Akan Siapkan Kantor Darurat

received_476388243137118

MALRA,MALUKU – Thaher Hanubun selaku Bupati Kabupaten Maluku Tenggara menyampaikan, pemerintah kabupaten (pemkab) akan menyiapkan kantor darurat, agar seluruh pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bisa beraktifitas seperti biasa.

Thaher Hanubun- Bupati Kabupaten Maluku Tenggara

Thaher Hanubun – Bupati Kabupaten Maluku Tenggara

Langkah yang diambil pemkab tersebut, menyusul terbakarnya sebagian besar ruangan di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Malra, yang masih bergabung dengan Linmas dan Pemadam Kebakaran, pada hari Minggu pagi (14/07/2019) yang letaknya di kawasan Jalan Pahlawan Revolusi Watdek, Langgur.

” Untuk sementara, Kita akan mencari tempat lain agar bisa digunakan sebagai kantor darurat, oleh Satuan Polisi Pamong Praja berkantor,” tutur Bupati, saat melakukan tinjauan ke kantor tersebut beberapa saat, setelah dilakukan pemadaman api.

20190714_141007

Bupati akui, yang namanya musibah tidak ada orang yang menginginkan, baik musibah besar maupun kecil. Maka, semua orang selalu berusaha untuk menghindarinya.

” Namun, yang namanya musibah kita harus siap menghadapinya. Kalau ada unsur kesengajaan dari pihak-pihak tertentu, Saya serahkan ke kepolisian dalam hal ini Polres Malra. Jadi, polisi nanti forensik dan teliti dahulu, apa ini musibah biasa akibat korsleting listrik atau disebabkan hal lain. Oleh karena itu, kita tetap berpikir positif saja,” katanya.

Dirinya menegaskan, jika nanti ada pihak-pihak tertentu yang terkait dengan terbakarnya kantor itu, harus diproses. Jika ada indikasi biasa karena korsleting listrik atau arus pendek, itu bisa juga terjadi karena, bangunan yang dipakai oleh Satpol PP Malra sudah tua yang sudah digunakan sejak tahun 1953.

Kendati demikian, Bupati sebutkan, beberapa waktu lalu ada oknum-oknum yang lempar- lempar kaca di sini dan kejadiannya juga pada hari Minggu.

“Jadi saya minta pihak kepolisian untuk diusut saja. Negara ini adalah negara hukum, jika ada yang sudah bertindak di luar hukum, maka ditindak saja,” tegasnya.

Bupati menambahkan, dirinya akan segera melaporkan peristiwa itu ke Gubernur Maluku dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Munawir Matdoan - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Malra

Munawir Matdoan – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Malra

Sementara itu, Kepala Satpol PP, Linmas dan Pemadam Kebakaran Malra, Munawir Matdoan ditemui di lokasi kejadian mengungkapkan, kebakaran terjadi pada pukul 08.10 WIT.

” Saya mendapat telepon dari kepala seksi cegah dini dan penanganan dini. Ketika Saya tiba di kantor, api baru menjalar di ruangan Saya. Karena angin kencang, api sangat cepat menjalar ke semua ruangan,” katanya.

Dirinya dan beberapa anggota yang ada di kantor, diakui, sama-sama berupaya memadamkan api, dibantu aparat kepolisian, TNI serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

” Untuk memadamkan api, kita juga pakai kendaraan air milik masyarakat. Kita selama ini, memang sudah mengusulkan adanya mobil pemadam kebakaran tetapi , keterbatasan pemerintah daerah sehingga pengadaan mobil tersebut belum ada,” akuinya.

received_355648548445009

Namun, menurutnya, permintaan itu sudah direspons bupati , agar Satpol PP bidang kebakaran, dilengkapi dengan mobil pemadam kebakaran yang baru.

Ungkapnya, pada prinsipnya ada hukum yang harus ditaati bersama, sehingga peristiwa terbakarnya Kantor Satpol PP itu, diserahkan ke pihak Polres untuk menanganinya. Jika ada unsur kesengajaan, maka dikembalikan ke Polres untuk dilakukan prosedur hukum.

” Waktu kejadian, sebenarnya kita di sini ada pembagian tugas untuk berjaga tetapi, bertepatan hari ini hari Minggu dan ada ibadah, sehingga kemungkinan anggota yang bertugas pergi ibadah dan untuk kejadian terbakarnya kantor ini, Saya mohon maaf,” bebernya.

Menyikapi peristiwa kebakaran tersebut, di konfirmasi media ini, Silperius selaku Kanit SPKT Shift A Polres Malra, menerangkan, penyelidikan akan dilakukan, guna mengungkap penyebab terbakarnya Kantor Satpol PP Malra, untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

” Akan kita lakukan olah TKP,” pungkasnya dengan nada singkat.

Sekedar tahu, sebelum tinjauan Bupati, Petrus Beruatwarin yang adalah Wakil Bupati Malra, juga melakukan tinjauan saat proses pemadaman api berlangsung.(IN09)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com