Ekonomi

Berusia 74 Tahun, Dilakukan Pembenahan Pada 5 Pilar Reformasi Perpajakan

IMG-20190715-WA0058

 

AMBON,MALUKU – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pajak ke-74 tahun, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI), fokuskan pada pembenahan 5 (Lima) pilar reformasi perpajakan. Hal ini tertuang dalam pidato Sri Mulyani Indrawati, selaku Menteri Keuangan, yang dibacakan oleh Lucky Luhukay yang menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ambon, dalam upacara peringatan Hari Pajak, Senin pagi (14/07/2019) di halaman Kantor nya.

” Saat ini, kita adalah bagian dari perjuangan mengamankan pendapatan negara, di tengah kondisi kebutuhan pembiayaan pembangunan yang besar, serta dihadapkan pada tantangan dinamika sosial, perkembangan ekonomi dan teknologi informasi dan beragam tuntutan pemangku kepentingan. Bersama kita perjuangkan hal tersebut itu, melalui Reformasi Perpajakan. Yakni, pembenahan pada 5 pilar reformasi perpajakan. Antara lain, pembenahan organisasi, sumber daya manusia, teknologi informasi dan basis data, proses bisnis administrasi perpajakan yang efektif, efisien dan akuntabel dan ranah peraturan perundang-undangan,” sebut Lucky mengutip sambutan tersebut.

Menurut Menkeu, tantangan perpajakan di era ekonomi digital, sebagaimana menjadi topik penting yang didiskusikan, dalam forum sidang tahunan G20 di Fukuoka Jepang, juga harus di antisipasi dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang Perpajakan.

IMG_20190715_111235

Menkeu menyebutkan, realisasi penerimaan perpajakan saat ini, masih belum tercermin dari besaran pengguna internet dan jumlah penduduk Indonesia. Salah satu aspek perpajakan dalam ekonomi digital, tidak hanya berdasarkan physical presence atau kehadiran secara fisik dari para pengusaha yang melakukan kegiatan di Indonesia. Sehingga, meredefinisi bentuk usaha tetap atau permanent establishment , menjadi hal utama untuk dikaji.

Dikatakannya, ompleksitas struktur ekonomi digital juga menjadi tantangan berikutnya, dalam membuat formulasi kebijakan, khususnya perhitungan kuantitatif terkait significant presence. Untuk capaian kinerja penerimaan pajak semester I Tahun 2019, sejauh ini menunjukan hasil yang lebih baik, jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, pada periode yang sama.

” Seperti kita ketahui bersama bahwa, penerimaan pajak hingga semester pertama tahun 2019, sejauh ini menunjukkan hasil yang lebih baik, jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, pada periode yang sama. Namun demikian, dengan capaian
penerimaan sebesar Rp602,6 triliun, pertumbuhan 3,09 persen dan pencapaian 38,2 persen dari APBN 2019, kita semua masih harus bekerja lebih keras dan cerdas, dalam mencapai target penerimaan. Pencapaian penerimaan perpajakan memang sangat
dipengaruhi oleh berbagai faktor yang ada. Kondisi politik yang semakin stabil, juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan penerimaan pajak pada semester dua, tahun 2019,” ujarnya.

Menutup sambutan tersebut, Menkeu mengingatkan, seluruh unit eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, untuk bersinergi dalam melaksanakan tugas yang diemban. Joint Program Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, merupakan satu contoh keberhasilan kolaborasi antarunit, dengan hasil kinerja berupa penerimaan negara yang cukup signifikan. Ke depannya, optimalisasi penerimaan negara, akan didorong dengan memperluas cakupan penerimaan negara terpadu, meliputi database penerimaan negara pajak, bea cukai dan PNBP (Unified Revenue Account Management).

” Saya mengamanatkan seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pajak, untuk mendukung Reformasi Perpajakan, dengan keyakinan penuh bahwa program ini dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan bersama. Kepada seluruh insan pajak, mari cintai negeri ini sepenuh hati, jaga republik ini sekuat raga,” ajak Menkeu.

 

Di ketahui, peringatan HUT Pajak tanggal 14 Juli tahun 2019 ini, tema yang diangkat adalah,  ” Bersama Dukung Reformasi Perpajakan”.(IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com