Uncategorized

308 Pelamar Tenaga Kerja Kontrak Non PNS Lolos Seleksi Administrasi

IMG-20190727-WA0001

SBB,INTIM NEWS- Setelah melalui pendaftaran , pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), mengumumkan nama- nama pelamar tenaga kerja kontrak pegawai Non PNS yang lolos adiministrasi dengan nomor 445/262 Tahun 2019.

” Berdasarkan seleksi administrasi yang telah dilaksanakan, oleh tim seleksi penerimaan tenaga kontrak Non PNS RSUD Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2019, sebanyak 308 pelamar yang dinyatakan lolos administrasi,” ungkap Subag Umum Kepegawaian RSUD Piru Kabupaten SBB, Azis Sillouw , saat di wawancarai INTIM NEWS, Jumat (26/07/2019).

Dia menjelaskan, 308 pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, besok hari Sabtu akan dilanjutkan dengan tes wawancara pihak ASN RSUD Piru, sesuai SK Panitia.

” Setelah wawancara , semua pelamar yang lolos administrasi baru, ada penetapan hasil lulus sesuai kuota yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Sillouw menyebutkan, pengumuman juga disesuaikan dengan kebutuhan akreditasi. Sebab akreditasi, tidak menghendaki perekrutmen tenaga bersifat personal alias terima berkas, lalu disuruh kerja. Tetap harus dilakukan secara formal.

” Intinya untuk internal RSUD Piru Saja, dikhususkan kepada tenaga honorer yang bekerja di RSUD Piru, selama ini tidak sesuai prosedur akreditasi, untuk dilakukan verifikasi ulang sesuai ketentuan akreditasi.” jelas Sillow.

Lanjut Sillouw, intinya untuk kebutuhan akreditasi itu, mulai dari pengumuman sampai proses tahapan, pihak RSUD Piru harus ikuti semuanya untuk ketentuan akreditasi.

” Jadi ini sesungguhnya, penataan ulang tenaga yang ada didalam, tetapi karena dengan adanya formasi itu, harus kita ikuti formasi akreditasi sehingga banyak yang berpikir, ini adalah pengumuman baru akhirnya informasi ini keluar dari internal RSUD Piru sendiri, terpaksa diterima karena pelamar sudah mendaftar dan lebihnya kita posisikan penataan administrasi,” akuinya.

Pemberkasan dan verifikasi, ujarnya lagi, yang diharapkan untuk tenaga kesehatan, harus memiliki STR aktif. Bagi yang tidak memiliki STR, dengan sangat disayangkan akan tidak dipekerjakan di RSUD Piru, Kabupaten SBB.

” Penertiban ini dimaksudkan untuk, RSUD Piru bisa memenuhi standard akreditasi, lantaran RSUD Piru satu dari sekian, dampak dari rumah sakit yang tidak memenuhi standard akreditasi. Maka RSUD Piru, tidak diperkenankan untuk menerima pasien BPJS,” cetus Sillouw. (IN18)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com