Maluku

Taman Budaya Maluku Gelar Pagelaran Sastra

1aaf66bb48f1ed1d5723dbdaed496d7d.0

AMBON,MALUKU – Lagi, Taman Budaya Provinsi Makuku setelah meraih kesuksesan dalam melaksanakan pagelaran seni untuk sanggar seni se-Kota Ambon, kali ini kembali melaksanakan pagelaran sastra di Maluku.

Kepala Taman Budaya Provinsi Maluku Semy Toisutta kepada wartawan di Ambon, Senin (20/05/2019) menjelaskan, dalam hal ini, untuk kegiatan pagelaran sastra, Taman Budaya Maluku melibatkan komunitas seni dari komunitas sastra Cakadidi dari Fakultas Kejuruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unpatti, komunitas sastra Batu Karang Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Bengkel Sastra Maluku dan komunitas sastra Pahanasa dari IAIN Ambon.

” Komunitas nantinya akan menampilkan berbagai macam seni sastra diantaranya, puisi, musikalisasi puisi dan lainnya,” ungkap Semy.

Katanya, Taman Budaya Maluku sebagai bagian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku, melakukan pagelaran agar terjadi pertumbuhan dan percepatan untuk para seniman yang bergerak di bidang sastra.

” Realita menyatakan, seni sastra belum terlalu signifikan percepatannya. Karena itu, kita butuh panggung dan ruang publik untuk mengakomodir seni sastra, karena itu Taman Budaya Maluku sebagai salah satu ruang publik , mendorong sastra ke permukaan. Disisi lain, sastra menjadi media pembelajaran dan edukasi untuk generasi kita tentang, kecintaan kepada bangsa dan negara, bagaimana hidup sosialisasi secara bersama,” terangnya.

Diakuinya, dengan mempelajari sastra dan karya sastra, akan terjadi evoluasi kejiwaan yang menimbulkan rasa cinta kepada nilai-nilai kemanusiaan dan nasionalisme sehingga, terhindar dari nilai perpecahan.

Disisi lain lanjut dia, dengan adanya panggung sastra, para seniman dapat meningkatkan kualitas di bidang sastra.

” Kita sadari , seniman bidang sastra cukup kuat dan tidak bisa putus, makanya kita akan gencar ke dunia pendidikan tetapi, kita masih berada dalam ruang publik untuk mendorong seniman secara umum,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong perlindungan dan pengembangan pembinaan terhadap, kebudayaan di Maluku. Oleh karena itu, ruang publik harus kita manfaatkan untuk mengembangkan karya sastra di Maluku. (CR-01)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com