Kota Tual

Peringati Hari Bumi Sedunia,Hanubun Bersama FKPA Menanam Seribu Pohon Di Langgur

8d1442a93d379e684959bfeb5ba6c1e9.0

MALRA,MALUKU – Diprakarsai Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) Kabupaten Malra dan Kota Tual, Bupati Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun, memperingati Hari Bumi Sedunia, dengan penanaman seribu pohon, di jalur Kampus STIA dan kawasan sekitaran Ohoi (Desa) Kolser, Langgur, Sabtu (04/05/2019).

“Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, menyampaikan apresiasi yang tulus atas prakarsa baik Forum Komunitas Pecinta Alam Tual dan Malra yang menyelenggarakan acara yang sangat baik ini. Semoga, melalui momentum ini, lebih banyak lagi komunikasi pecinta alam yang peduli dan bersama-sama pemerintah daerah, membangun daerah ini melalui langkah- langkah yang cerdas dan tentunya diharapkan, dapat menginspirasi banyak orang,” ungkap Bupati , dalam sambutannya di Langgur.

d5e7c19e1709228eb290d7b68e6589d0.0

Dirinya mengungkapkan, Saya merasa bangga dengan bertumbuhnya banyak komunitas anak muda Kei yang dengan caranya sendiri, telah menunjukan kepedulian yang luar biasa, guna membantu pemerintah daerah dalam upaya mempromosikan aksi-aksi sosial dan lingkungan yang sehat. Saya sangat percaya, bahwa aksi-aksi ini tumbuh dengan tulus dan digerakan dengan pikiran yang cerdas, guna mendukung kemajuan daerah ini,” tandas Hanubun.

Bupati, menuturkan, Hari Bumi Sedunia adalah, momentum bagi manusia untuk memikirkan langkah-langkah strategis dan cerdas, dalam memelihara ketahanan Bumi yang semakin rapuh, oleh perilaku- perilaku yang tidak ramah lingkungan.

Isu-isu pemanasan global, sebutnya, isu-isu sampah plastik dan lain sebagainya, adalah isu-isu yang telah menjadi perhatian dunia belakangan ini. Maluku Tenggara secara aktif, telah mendorong pemanfaatan komoditas alam secara lebih sehat.

” Sebagai bentuk perang terhadap sampah plastik, pemerintah daerah telah mengeluarkan edaran kepada seluruh OPD untuk tidak menggunakan botol plastik dalam setiap kegiatan pemerintah, sekalipun dirasakan hal ini sangat sulit dilakukan, oleh karena faktor-faktor efisiensi dan efektifitas, namun upaya ini harus terus dilakukan dan diharapkan dapat menghasilkan perubahan yang signifikan,” imbuhnya.

Pemerintah daerah, menurut Bupati, dalam berbagai kesempatan, mengupayakan sosialisasi tentang menjaga kebersihan, dalam rangka mendorong percepatan akselerasi pembangunan, di sektor pariwisata, dimana kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan pariwisata itu sendiri.

e3215af1eb3588edceb8fd05cb7f14c8.0

Penanaman Seribu Pohon yang kita lakukan saat ini, menjadi momentum yang baik dalam mendukung upaya perang terhadap pemanasan global serta, upaya konstruktif dalam mengupayakan ketersediaan oksigen di alam kita.

Dirinya menilai, kita sadari sungguh, Maluku Tenggara masih dapat dikatakan sehat alamnya, namun hal ini, tidak lalu membutakan kita. Saya berharap, upaya menjaga dan memelihara alam yang kita miliki ini, menjadi tanggung jawab bersama.

“Saya berharap, forum komunikasi pecinta alam, dapat menjadi pelopor Malra hijau dan bersih, yang juga selaras dengan visi dan misi pemerintah Kabupaten Malra. Teruslah berkarya, tunjukkan bahwa Kaum Muda Evav (Kei) adalah, kaum muda milenial yang peduli pada alam di sekitarnya,” tutup Hanubun. (IN-09)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com