Kota Ambon

Pemkot Ambon Gelar Bimtek Statistik Persandian Dan Keamanan Data

c25659e7f74fe3aa910c4ca7a51f6ac1.0

AMBON,MALUKU – Dengan diberlakunya Undang-Undang Dasar nomor 14 tahun 2008 tentang informasi publik dan Permendagri nomor 98 tahun 2018 , tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), merupakan momentum penting dalam mendorong keterbukaan informasi publik dan sistem pengelolaan layanan, bagi seluruh badan publik di Indonesia, termasuk di dalamnya itu Pemerintah kota Ambon.
” Regulasi ini telah memberikan landasan hukum terhadap hak setiap orang, untuk memperoleh informasi dan bagi badan publik untuk, melakukan layanan publik berbasis data secara terukur, akurat dan akuntabel. Karena menurut UUD ini, setiap badan publik berkewajiban menyediakan dan melayani permohonan informasi publik secara cepat dan tepat waktu,” ungkap Sekretaris kota Ambon A G.Latuheru, saat membacakan sambutan tertulis Walikota Ambon Richard Louhenapessy , pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Statistik Persandian dan Keamanan Data, di salah satu hotel di kota Ambon, Selasa (21/05/2019).

Sekot menuturkan , perencanaan pembangunan berdasarkan data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan dan sistem informasi pembangunan daerah yang bertujuan untuk, melengkapi dan diintegrasikan data ,dari masing-masing OPD, sebagai instrumen yang cukup untuk mengukur serta membutuhkan capaian- capaian substantif program dan kegiatan pemerintah daerah, dengan keakuratan data sebagai dasar bagi perencanaan pembangunan daerah, khususnya Pemerintah kota Ambon.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, melalui sosialisasi ini, ke depannya setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau badan publik, dalam menerapkan mekanisme maupun layanan, sesuai standar pelayanan sehingga data yang disajikan maupun di publis, dapat terukur, akurat, valid dan dapat dipertanggung jawabkan.

a7dbfd57e7f0924cf6e53060361bb87f.0

” Dengan membuka akses informasi, pada akhirnya akan menghilangkan prasangka negative publik, terhadap pemerintah sehingga, perangkat daerah termotivasi untuk bertanggung jawab dalam peningkatan pelayanan dengan sebaik- baiknya sehingga dapat mewujudkan pemerintahan yang baik,” tuturnya.

Bimtek ini katanya, memiliki manfaat strategis yaitu, kita dapat mengetahui mekanisme tata kelola layanan data dan informasi, berdasarkan ukuran yang bersifat statistik.

” Sebagai wujud dari komitmen dan sinergitas, bagi seluruh organisasi perangkat daerah serta, pihak-pihak yang selama ini mau memberikan data, kepada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian yang mempunyai fungsi menghimpun, mengelola serta bertanggung jawab terhadap data maupun akses, yang akibatnya akan fatal apabila tidak dikelola dengan baik,” tandasnya.

Sekot berharap, mengutip sambutan Walikota, semua peserta bimtek agar terus menjaga etos kerja, dalam mendukung lancarnya tugas pelayanan kepada masyarakat. (CR-01)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com