Agama

Cek Kesiapan Transportasi Jelang Lebaran, Komisi C Sambangi Dishub Maluku

20190507_125412

AMBON,MALUKU – Komisi C DPRD Maluku yang diketuai oleh Anos Yeremias, sambangi Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku, Rabu (08/05/2019). Didampingi Kepala Dinas Frans Papilaya dan stakeholder, rapat perdana diadakan di Lantai 3 , kantor Dishub yang terletak di kawasan Air Salobar tersebut.

Kunjungan Anos Yeremias yang mewakili Komisi C tersebut, dalam rangka mengecek kesiapan transportasi, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Pasalnya, arus penumpang yang mudik, sudah terlihat memadati jalur-jalur pusat transportasi dari Kota Ambon ke kabupaten lainnya.

” Tadi kami rapat pertama, terkait dengan mudik dalam rangka perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah. Menurut keterangan Kepala Dinas, kapal-kapal yang sudah disiapkan, dalam rangka mudik lebaran ada 8 unit kapal Pelni dan 8 unit kapal perintis pangkalan Ambon. Untuk pangkalan Tual, ada kapal cepat dan kapal motor penyebrangan,” ungkap Anos, saat dihubungi INTIM NEWS, usai Rapat Perdana tersebut.

Dirinya menuturkan, nanti ada rapat teknisnya. Akuinya, setelah rapat awal tadi dilakukan dengan seluruh stakeholder dan dipimpin oleh Kadis Perhubungn provinsi Maluku bersama Ketua komisi C.

20190509_075053

Selain itu, Anos dalam rapat juga menyinggung soal kemacetan di pangkalan penyeberangan Hurnala, Negeri Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah.

Menurutnya, untuk mengurai arus penunpang yang masuk ke Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur (SBT) , maka pemilik kapal cepat dari PT. Dharma Indah yakni Pak Siong , kita sudah minta untuk menambah frekuensi pelayaran di pelabuhan Hurnala menuju ke Amahai.

” Jadi , pihak pemilik kapal cepat sudah tambah angkutan sejak pagi tadi. Sehingga, kemacetan yang terjadi di depan Hurnala itu sudah teratasi. Kepada masyarakat pengguna transportasi laut dan darat yang hendak bepergian ke Malteng dan Seram Timur, kami minta agar bersabar kita bukan tidak berupaya tetapi sudah berupaya. Ini hanya soal waktu, ini juga harus dihitung- hitung dalam hal cost nya,” ujarnya.

Dia mengaku, namanya BUMN, meskipun tagline nya melayani, tetapi mereka juga harus memperhitungkan segala akibat dari lintasan baru. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com