Kota Ambon

Banjir Rendam Empat Rumah Di Ahuru

IMG-20190430-WA0020

AMBON,MALUKU – Hujan deras tiba-tiba, Selasa malam (30/04/2019) yang mengguyur kota Ambon dan disertai angin kencang, mengakibatkan sudah ada kawasan tempat tinggal warga yang terendam banjir, seperti di Dusun Ahuru, Negeri Batu Merah Atas, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

IMG-20190430-WA0022

Informasi yang diterima INTIM NEWS pada hari dan tanggal yang sama, tidak sampai setengah jam hujan deras tersebut, membuat sungai yang berada di RT 02 Dusun Ahuru meluap sehingga, merendam empat rumah warga yang berada di kawasan sekitar.

Datangnya air disertai dengan lumpur itu, membuat warga panik dan berusaha mengamankan harta benda yang bisa diselamatkan. Memperoleh informasi adanya banjir, warga pun dibantu oleh pasukan TNI pos Ahuru Atas yakni, SSK IV-YONIF 731/Kabaresi untuk melakukan evakuasi.

IMG-20190430-WA0018

Danpos Ahuru Atas Sertu Imam Zainal Abidin, Selasa (30/4) malam mengatakan, hanya memerlukan waktu kurang dari stengah jam yakni 25 menit, mulai dari pukul 19.30 sampai pukul 19.55 WIT , empat rumah di kawasan RT 02, Dusun Ahuru, sudah terendam banjir dengan kedalaman lutut orang dewasa.

” Pada saat hujan deras, Saya memerintahkan satu anak buah Saya untuk mengecek kondisi warga di sekitar sungai dan dalam waktu 25 menit hujan mengguyur deras, anak buah saya sudah kembali dan memberikan laporan kalau sungai tersebut telah meluap ke rumah warga,” jelasnya.

IMG-20190430-WA0021Mendengar laporan dari anak buahnya, Sertu Zainal langsung memimpin pasukan Kabaresi Pos Ahuru Atas, untuk segera mendatangi kawasan warga yang terkena banjir, guna mengevakuasi anak-anak kecil dan membantu warga menyelamatkan barang berharga.

” Tidak menunggu lama, Saya bersama enam orang anggota langsung menuju ke tempat banjir, guna membantu masyarakat untuk mengevakuasi anak-anak kecil dan membantu memindahkan barang-barang ke tempat yang aman,” tuturnya.

Beruntung, sambungnya, walaupun empat rumah berhasil terendam banjir yang datang akibat hujan deras serta, angin kencang selama 25 menit, namun tidak ada korban jiwa atas bencana tersebut.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi saat ini sudah mulai masuk musim penghujan, makanya Saya telah memerintahkan tiga anggota Kabaresi Pos Ahuru Atas, untuk berjaga-jaga di kawasan pemukiman warga yang terendam banjir. Takutnya, dengan kondisi rumah yang sedang kosong, bisa saja ada maling yang mengambil kesempatan,” sebutnya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com