Kesehatan

Tiga Rumah Sakit Di Maluku Manfaatkan SCF BPJS Kesehatan

20190318_161216

AMBON,MALUKU – Kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sejak tahun 2014 , membawa dampak positf di masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan. Terbukti , sampai dengan 1 Maret 2019 tercatat, 218.132.478 jiwa penduduk Indonesia telah menjadi peserta JKN-KIS. Sedangkan jumlah peserta JKN di Maluku , sebanyak 1.498.336 jiwa atau 81 persen dari total jumlah penduduk Maluku.

Dengan pemanfaatan yang masif dan tidak berimbangnya dengan iuran yang ada, mengakibatkan cash flow BPJS Kesehatan dalam pembayaran klaim ke mitra Rumah Sakit terhambat dan dapat mengganggu operasional Rumah Sakit. Dalam kondisi tersebut, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan mitra perbankan , membuat inovasi dengan meluncurkan program Supply Chain Financing (SCF).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Afliana Latumakulita menyatakan, program SCF bagi mitra fasilitas kesehatan (faskes) BPJS Kesehatan , merupakan program pembiayaan oleh bank yang khusus diberikan kepada faskes mitra BPJS Kesehatan , untuk membantu percepatan penerimaan tagihan klaim pelayanan kesehatan, melalui pengambil alihan tagihan sebelum jatuh tempo pembayaran.

IMG-20190318-WA0060

Secara teknis,sebut Afli, faskes akan mengajukan tagihan klaim dan BPJS Kesehatan akan melakukan verifikasi, untuk memberikan persetujuan pembayaran. Setelah BPJS Kesehatan menerima tagihan dan memberikan persetujuan atas tagihan tersebut, bank dapat mencairkan pinjaman kepada faskes yang telah memenuhi syarat pengajuan klaim.

Dirinya menerangkan ,dalam Perpres Nomor 82 tahun 2018 dijelaskan, BPJS Kesehatan wajib membayar denda sebesar 1 persen , dari jumlah yang harus dibayarkan untuk setiap 1 bulan keterlambatan, sedangkan bunga yang bank berikan kepada faskes , lebih rendah.

Di Maluku, ungkap Afli lagi , 3 Rumah Sakit (RS) telah memanfaatkan program SCF ini yaitu, RS Sumber Hidup, RS Bhakti Rahayu dan RS Hati Kudus Langgur. Ia juga menjamin bahwa, semua kewajiban BPJS Kesehatan dalam membayar klaim, akan dilaksanakan meski kondisi keuangan BPJS Kesehatan kurang baik.

“Jadi sekarang rumah sakit tidak perlu ragu lagi karena, pemerintah dalam hal ini BPJS Kesehatan, akan membayarkan klaim sesuai dengan peraturan yang berlaku , meski kondisi keuangan BPJS Kesehatan kurang baik. Untuk saat ini, SCF ini adalah solusi paling mudah,” ungkapnya, kepada INTIM NEWS ,Senin (18/03/2019) .

Afli berharap , dengan adanya program SCF ini , cash flow RS mitra BPJS Kesehatan tidak terganggu dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan bermutu. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com