Kota Ambon

Pengawasan,Komisi A DPRD Maluku RDP Bersama Pemkot Ambon

52765481_548180072342055_1904150162721210368_n

AMBON,MALUKU – Agenda pengawasan,Komisi A DPRD Maluku Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Kota Ambon,Senin (25/02/2019) di Ruang Kerja Walikota Richard Louhenapessy.RDP tersebut,bertujuan mendengar secara langsung capaian-capaian pemkot Ambon,khususnya OPD yang menjadi mitra Komisi A,sekaligus Komisi menyampaikan kritik,sarannya.

52974567_2213949501996912_375073334976577536_n

Pantauan INTIM NEWS,Walikota Ambon  didampingi Wakil Walikota (Wawali) Syarief Hadler,Sekretaris Kota A.G.Latuheru serta pimpinan OPD yang bermitra dengan Komisi hadir.Sementara itu,rombongan Komisi A lengkap di bawah pimpinan Ketua Komisi Melkias Frans dan Wakil Ketua Komisi Constansius Kolatfeka dan Anggota Komisi lainnya.

Dalam paparannya,Walikota menyebutkan, kesiapan pemkot Ambon dan warga kota menghadapi Pemilu serentak pada 17 April mendatang.Baik dari kesiapan pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi warga kota yang sudah berusia 17 tahun maupun warga yang belum memiliki KTP.Selain itu,dari aspek keamanan pun aman terkendali.Karena,pihak Pemkot selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan dalam hal ini TNI dan Polri.

“Saat ini,tersisa 3.000 warga kota Ambon yang  belum memiliki identitas diri yakni KTP.sebagian sudah melakukan perekaman dan masih menunggu proses pencetakan.Angka ini,termasuk pemilih pemula yang sudah berusia 17 tahun.Dari sisi kesiapan menjelang Pemilu,Pemkot siap dan situasi hingga pemilihan pada 17 April mendatang,Saya yakin aman terkendali.Kami selalu berkoordinasi dengan pihak aparat keamanan,”tutur  Walikota.

53150437_392802058151121_4158575245101367296_n

Walikota juga menyampaikan program-program OPD terkait lainnya.Diantaranya,koordinasi yang baik saat ini antara pihak Badan Pertanahan Kota bersama Pemkot.Selain itu,menyangkut sampah,pegawai kontrak,perda pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) para calon legislative (caleg),penataan kota,penerimaan CPNS berbasis CAT dan sumber daya manusia lingkup Pemkot Ambon.

Sementara itu,pihak Komisi A,secara bergiliran menyampaikan kritik dan sarannya, terkait kinerja Pemkot Ambon bersama jajarannya,khususnya yang menjadi mitra komisi selama birokrasi dipimpin oleh pasangan Richard-Syarief sebagai Walikota dan Wawali Ambon.(IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com