Maluku

JDW : Anak Milenial Jangan Terpaku Ingin Jadi PNS

20190202_132632

AMBON,MALUKU – Kesempatan bertatap muka dengan masyarakat Desa Hative Besar, khususnya warga di Dusun Wae Laa,Jeffry Daniel Waworuntu mengajak anak muda atau lebih dikenal dengan sapaan kaum milenial, agar jangan cita-cita selalu terpaku menjadi pegawai negeri sipil,harus merubah pola pikir.

20190202_131506

Hal ini beralasan.Pasalnya,menurut Jeffry yang lebih akrab disapa JDW ini,setelah sarjana ribuan lulusan tersebut, banyak yang menganggur sembari menunggu dibukanya tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).Hanya sedikit saja yang berniat membuka usaha ekonomi kreatif .

20190202_140715

“Anak milenial jangan terpaku menjadi pegawai negeri sipil atau sekarang disebut Aparatur Sipil Negara (ASN) ,harus rubah pola pikir. Anak milenial harus berpikir kreatif dan inovatif.Saya yakin,anak-anak muda di Maluku sangat berbakat.Jika punya niat yang tulus, jangan menunggu punya modal besar baru mau berusaha.Modal kecil seadanya pun,kalau punya niat dan kerja keras,perlahan-lahan pasti sukses,”ajak JDW sembari memberi pengarahan, Sabtu sore (02/02/2019),di hadapan warga yang hadir.

20190202_140928

JDW menambahkan,anak-anak muda Maluku itu punya banyak talenta yang dianugerahkan oleh Tuhan,juga mandiri. Apalagi,adanya dana desa oleh pemerintah pusat, dapat menciptakan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sendiri, melalui sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada di desa,pasti secara perlahan,merekrut tenaga-tenaga kerja. Pastinya,tenaga kerja dari unsur warga yang berdiam di desa.Maka,dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, termasuk kaum milenial.

Hadir saat sosialisasi,salah satu kader PDI Perjuangan Desa Hative Besar yakni Natalia Lelapary .(IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com