Hukum & Kriminal

Dua Warga Negeri Layeni Tewas Akibat Kecelakaan Laut

IMG-20190211-WA0007

MASOHI,INTIM NEWS – Dua orang warga masyarakat Negeri Layeni , Kecamatan Teon Nila Serua (TNS) , Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), tewas akibat kecelakaan laut saat berwisata keluarga ,di lokasi wisata pantai Rutah ,Negeri Rutah, Kecamatan Amahai.Diketahui,tewas pada Minggu (10/02/2019) dinihari ,sekitar pukul 00.01 wit.

IMG-20190211-WA0000

Informasi yang di himpun media ini ,dari salah satu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malteng R. Angkotasan ,melalui sambungan seluler whatsApp mengatakan, terjadi kecelakaan laut yang menimpa beberapa warga asal kecamatan TNS ,yang melaksanakan wisata di lokasi wisata perairan pantai Rutah ,Negeri Rutah, Kecamatan Amahai.

Menurut Angkotasan ,dalam sambungan WA, setelah sampai di lokasi wisata untuk berwisata, ada sebagian masyarakat asal kecamatan TNS tersebut, menyewa perahu/bodi fiber berukuran 4 meter ,milik Sulaiman Mahali alias Aldi (23), warga Dusun Haruo ,Negeri Rutah ,untuk melakukan wisata di laut.

 

Disebutkannya,perahu/bodi fiber milik Aldi tersebut ,mengangkut sebanyak 15 orang warga TNS ,masing-masing warga Negeri Layeni Jhosua Seipara (8), Aldino Pattiasina (10) ,Willy Noviati (63), Boby Petra Imanuel (9) ,Ani Saraan (35).Warga Negeri Sifluru antara lain, Charles Ungerwalu (17) dan Erna Sobalely (46).Sementara itu,Lissa Malyoi (15) , Christal Malyoi (13), Dolfinus Malyoi (9) dan Lucky Malyoi (7) asal Negeri Usliapan.

IMG-20190211-WA0003

Selain itu, Chelsya Sally (12) dan Rachel Setparam (11) asal negeri Ameth. Sedangkan, Patrick (25) dan David Waifitun (23) asal desa Timur Jaya.Mereka berwisata di laut dengan bodi fiber tersebut, yang jaraknya sekitar 150 meter dari pesisir pantai lokasi wisata.

Dirinya menuturkan,dalam mengintari laut menggunakan bodi fiber milik Aldi tersebut, sang pengemudi perahu/bodi fiber langsung membelokan perahunya untuk kembali ke lokasi, dimana awal 15 masyarakat TNS itu naik.Namun ,saat membelokkan perahu tersebut, tiba-tiba perahu yang mengangkut 15 warga itu terbalik dan langsung tenggelam.

Alhasil,dari kejadian naas tersebut, masyarakat yang berada di lokasi wisata maupun masyarakat dusun Haruo, Negeri Rutah, sempat melakukan pertolongan, tetapi waktu dan alam menentukan lain. Dimana, terdapat dua korban meninggal dunia/ tewas masing-masing, Joshua Seirpara berumur 8 tahun dan Aldino Pattiasina berumur 10 tahun.Keduanya masyarakat Negeri Layeni.

Menyikapi kejadian naas ini, Kasat Serse Polres Malteng AKP Syahrul .A, saat di hubungi INTIM NEWS pada Minggu (10/02/2019) sekitar pukul 17.00 Wit ,dirinya membenarkan kejadian tersebut.

“Ya, benar ada kejadian perahu yang memuat 15 warga masyarakat TNS saat berwisata, tenggelam. Kejadian itu, bermula saat perahu tersebut ,mau dibelokan oleh pengemudi, tiba-tiba langsung terbalik dan tenggelam.Bahkan, kami sudah menerjunkan tim ke sana untuk memastikan kejadian tersebut dan adakan olah TKP, “sebut Syahrul.

Kendati demikian, saat di tanya terkait siapa tersangka dari kasus tenggelamnya perahu/bodi fiber , Kasat Serse Polres Malteng ini, belum bisa memastikan siapa yang menjadi tersangka.

“Tim kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan juga pemilik perahu/bodi fiber tersebut. Sehingga, belum bisa menyimpulkan bahkan juga, belum bisa menetapkan tersangka, “ucapnya.(IN-12)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com