Buru Selatan

Bawaslu Bursel Rekrut PTPS

IMG-20190204-WA0016

NAMROLE,MALUKU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buru Selatan (Bursel),akan merekrut panitia Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) ,di seluruh wilayah Kabupaten Bursel.

Hal ini disampaikan Komisioner Bawaslu Kabupaten Bursel Robo Souwakil yang menjabat Komisioner Bidang Kordinator Divisi (Kordiv) Sumber Daya Manusia (SDM) & Organisasi, Robo Souwakil kepada awak media di Namrole,Senin (04/02/2019).

Souwakil katakan, perekrutan PTPS ini sesuai amanat Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 ,pasal 90 ayat 2 tentang Pemilu yang menginstruksikan, Panwaslu Kabupaten untuk melakukan perekrutan Pengawas TPS dan dibentuk paling lambat., 23 hari sebelum pemungutan suara dan dibubarkan paling lambat 7 hari setelah hari pemungutan suara.

” Hal ini juga, tertuang dalam Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Perbawaslu) RI Nomor 19 Tahun 2017 tentang pembentukan, pemberhentian dan pergantian antar waktu badan pengawas pemilihan umum provinsi, kabupaten/kota, panitia pemilihan kecamatan, panitia pemilihan keluarahan/desa, panitia pemilihan luar negeri dan panitia pengawas tempat pemungutan suara, serta surat Ketua Bawaslu RI bernomor 0043 K.BAWASLU / TU.00.01/I/2019, perihal pedoman pembentukan pengawas TPS ,tertanggal 25 Januari 2019,” sebut Souwakil.

Lanjutnya, atas dasar tersebut,Bawaslu Kabupaten Bursel melalui jajaran Panwascam, akan merekrut PTPS dengan tugas dan kewenangan serta, kewajiban yang telah ditetapkan.

Dimana PTPS tuturnya,bertugas mengawasi persiapan pemungutan suara, pelaksanaan pemungutan suara, persiapan pemungutan suara dan pelaksanaan perhitungan suara.

Menurutnya,pergerakan hasil perhitungan suara dari TPS Ke PPS, menyampaikan keberatan dalam hal ditemukan dugaan pelanggaran, kesalahan dan atau penyimpangan administrasi pemungutan dan penghitungan suara serta,menerima salinan berita acara dan sertifikat pemungutan & perhitungan suara.

Kemudian terangnya lagi,melaksanakan wewenang lain sesuai dengan ketentuan perundang- undangan, menyampaikan laporan hasil pengawasan pemungutan dan penghitungan suara ,kepada panwaslu kecamatan melalui panwaslu kelurahan desa, serta menyampaikan laporan hasil pengawasan kepada panwaslu kecamatan, melalui Panwaslu kelurahan desa,” terang Souwakil.

Dijelaskan lagi, Bawaslu akan merekrut Pengawas TPS sebanyak 263 orang, sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Kabupaten Bursel dan akan disebarkan ke 6 kecamatan yang ada.

“Kecamatan Namrole dengan jumlah 17 desa dan terdiri dari 69 TPS, Kecamatan Waesama 11 Desa dengan jumlah 52 TPS , Kecamatan Leksula 19 Desa dengan 50 TPS, Kecamatan Ambalau 7 Desa dengan 35 TPS, Kecamatan Kapala Madang dengan 15 Desa dengan 42 TPS, serta Kecamatan Fena Fafan 10 Desa dengan 16 TPS,” rinci Souwakil.

Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bursel ini menuturkan, pembukaan pengumuman seleksi akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Kami Panwaslu akan melakukan pengumuman pendaftaran,sesuai dengan Time Line yang kami miliki. Pokoknya dalam waktu dekat, kita sudah umumkan,” ujarnya.

Sehingga pihaknya, menghimbau bagi masyarakat Kabupaten Bursel di setiap desa yang berminat dan memiliki minimal Ijasah SMA se derajat dan berumur minimal 25 tahun, segera mendaftarkan diri di kantor Panwascam terdekat.

“Soal syarat, nanti di umumkan di setiap desa dan kantor Panwascam.Dari proses seleksi ini, kami berharap dapat melahirkan seorang PTPS yg punya kapasitas dan kapabilitas, serta tidak berafiliasi dengan kepentingan politik manapun sebab PTPS ini adalah,ujung tombak pengawas pemilu di tingkat paling bawah,” ucapnya berharap.

Ditambahkan, dalam rangka mempersiapkan seluruh proses perekrutan ini, pihaknya akan mengundang Panitia Pengawas Kecamatan untuk ,melakukan koordinasi dalam rangka persiapan pembentukan PTPS pada masing-masing kecamatan.

“Kami akan mengundang Panitia Pengawas Kecamatan dari 6 kecamatan, untuk melakukan rapat koordinasi dalam rangka mengingatkan kepada mereka ,agar memperhatikan PTPS yang di rekrut, betul-betul diketahui rekam jejaknya, agar jangan sampai ada Pengawas TPS yang tidak independen dan merupakan simpatisan partai politik,” tambahnya. (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com