Hukum & Kriminal

Merasa Ditipu Dengan Modus Arisan Online, Kairuphan Lapor JMD ke Polisi  

Penipuan Modus Arisan Online

Ambon,Maluku – Penipuan berkedok Arisan online resmi dilaporkan oleh korban Hendra Kairuphan (30 tahun) ke SPKT Polres P. Ambon & P. P. Lease, Sabtu (19/1/2019).

Informasi yang diterima media ini dari Polres P.Ambon dan pp.Lease mengkronologikan, berawal saat Terlapor memposting tawaran Bisnis Arisan Online di akun Facebook Terlapor dan di baca oleh Pelapor dan banyak pengikutnya sehingga Pelapor berminat untuk mengikuti bisnis arisan online tersebut.

Pelapor lantas berkomunikasi dengan Terlapor melalui chating di Facebook, dan terjadilah kesepakatan keduanya untuk menjalankan bisnis tersebut.

Kasubag Humas Ambon

Kasubag Humas Polres P.Ambon dan Pp. Lease, Ipda Julkisno Kaisupy

“Arisan tersebut dinamakan ARISAN DUEL yang memakai Istilah KURSI yang mana harga 1 Kursi sebesar Rp. 250.000  dan Terlapor menjanjikan kepada Pelapor bahwa Pelapor memberikan uang seharga Rp. 250.000 untuk 1 kursi dan 4 kemudian  Terlapor akan mengembalikan uang sebesar Rp. 400.000, menurut Pelapor bahwa Pelapor menyerahkan uang sebesar Rp. 5.000.000 untuk 20 kursi, “ tutur Kasubag Humas Polres P.Ambon dan Pp.Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada Wartawan di Ambon, Senin (21/1/2019).

Setelah terjadi kesepakatan, Selasa (15/1/2019) Pelapor mentransfer uang sebanyak Rp. 3.000.000 via ATM BCA kepada Terlapor. Keesokan harinya Terlapor kembali memposting melalui Facebook untuk mencari pendonor. Pelapor kembali tertarik dengan postingan terkait bisnis arisan Online itu, kemudian Pelapor dan Terlapor bertemu di KFC jln. Kakialy.

Pada pertemuan itu, Pelapor menyerahkan uang tunai sebesar Rp. 2.000.000 kepada Terlapor dengan maksud maksud memperoleh keuntungan, namun Sabtu (19/1/2019) Pelapor mendapat informasi bahwa Terlapor tengah menjadi incaran “rekan bisnis” untuk meminta dikembalikan uang mereka yang telah dikirim ke Terlapor.

Merasa ditipu, Pelapor lantas menyambangi SPKT Polres P.Ambon dan Pp.Lease untuk melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh terlapor.

Laporan tindak pidana Penipuan dan Penggelapan yang diduga dilakukan oleh JMD itu kemudian diregister dengan nomor : LP / 50 / I / 2019 / Maluku / Res Ambon.

“Terkait dengan kasus tersebut, Penyidik telah memeriksa 2 orang saksi dan telah memeriksa Terlapor JMD. JMD telah di tetapkan sebagai Tersangka dan telah di tahan di Rutan Polres P. Ambon & P. P. Lease dengan Tindak Pidana Penipuan dan atau penggelapan yang dimaksud dalam pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHPidana,” tutup Kaisupy. (IN-03)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com