Seram Bagian Barat

GELAR PERTEMUAN, PEMDA, CV.TITIAN HIJRA DAN MASYARAKAT ELPAPUTIH BAHAS ISU ILEGAL LOGING

Isu Ilegal Loging

PIRU, SBB – Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat bersama dengan Perusahaan CV.Titian Hijra dan masyarakat Kecamatan Elpaputih khususnya mayarakat Desa Sumeith Pasinaro, Ahiolo Abio, Huku Kecil dan Watui menggelar pertemuan membahas tentang isu ilegal loging yang beredar di masyarakat, kegiatan dilaksanakan di ruang rapat Kantor Kecamatan Amalatu, senin (19/11/18).

Pertemuan yang dilaksanakan dipimpin langsung oleh Bupati M. Yasin Payapo, Wakil Bupati Timotius Akerina dan Sekretaris Daerah Mansur Tuharea bersama dengan Pihak Perusahaan CV.Titian Hijra dan masyarakat Desa Sumeith Pasinaro, Ahiolo Abio, Huku Kecil dan Watui Kecamatan Elpaputih dalam rangka membahas permasalahan Investasi Perkebunan kopi, pala dan pemanfaatan kayu log pada wilayah APL (Area pemanfaatan lain) tentang isu illegal loging.

Turut hadir dalam pertemuan Camat Elpaputih, Pimpinan OPD Lingkup Kab. SBB, Tokoh mayarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta undangan lainnya.

Beberapa hasil disepakati, yang dibacakan langsung oleh Sekretaris Daerah bahwa masyakarat mendukung proses beroperasi CV. Titian Hijra di area soa milik masing-masing desa, serta masyarakat menolak dengan tegas terhadap isu-isu illegal loging yang provokatif oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dimanapun terhadap dampak positif dari operasinya CV. Titian Hijra baik sosial ekonomi maupun infrakstruktur jalan.

Yang kedua, pihak Perusahaan selama beroperasi di wilayah petuhanan desa sumeith pasinaro, Ahiolo abio, Huku kecil, dan Watui Kec. Elpaputih tetap berkomitmen terhadap kesepakatan yang telah dibangun bersama dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Ketiga, pihak Pemerintah Desa, Masyarakat Desa Sumeith Pasinaro, Ahiolo Abio, Huku Kecil dan Watui Kecamatan Elpaputih dan CV. Titian Hijra tetap mendukung situasi dan kondisi kemanan serta kestabilan Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat.

Selain itu, Wakil Bupati ingatkan kepada pihak perusahaan agar berjalan sesuai dengan Surat Keputusan Bupati yang telah dikeluarkan, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari. Beliau berharap kejadian seperti yang terjadi pada Perusahaan yang beroperasi di Desa Rumahkay tidak terulang kembali.

Dalam kesempatan yang sama Bupati ingatkan agar seluruh elemen baik itu masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah desa, perusahaan agar bersama-sama mengawal apa yang telah disepakati bersama. (IN-14/HUM)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com