Maluku

Penutupan Gala Desa,Bupati Minta Atlet Siapkan Fisik Dan Mental

46027211_341231643301780_5259263444808368128_n

MALRA,MALUKU – Pelaksanaan ajang olahraga  Gala Desa di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra)  tahun 2018 resmi ditutup. Bupati  Malra Thaher Hanubun, resmi menutup langsung kegiatan yang menjadi program  Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu, usai Bupati  menyaksikan partai final U-19 antara Club Danar Sare FC VS Ohoider Tutu.

Pertandingan tersebut, terpusat di Stadion Maren, Langgur,Sabtu (10/11/2018). Dalam sambutannya,Bupati mengatakan, melalui event Gala Desa  ini diharapkan, dapat mengasah mental dan kemampuan serta melatih fisik, agar lebih siap sejak dini dan dapat menciptakan bibit- bibit pemain yang bisa berkancah mewakili Malra, pada event yang lebih besar lagi.

“Harapan Saya, melalui event Gala Desa ini akan lahir atlet- atlet baru yang dapat mewakili Malra  dan Maluku.Bahkan, mungkin juga dapat mewakili Indonesia,” ujar Hanubun.

45791246_530357790763248_8569752789784199168_n

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan kepada seluruh peserta Gala Desa, agar selalu menjunjung tinggi  sportivitas dan fair play. Katanya,kepada masing-masing tim yang keluar sebagai juara, agar terus belajar dan berlatih untuk mempersiapkan diri, baik fisik dan mental guna mengikuti event yang lebih besar lagi nantinya.

Pantauan INTIM NEWS,Gala Desa di Kabupaten Malra  mempertandingkan empat cabang olahraga, (cabor) yang dipertandingkan.Yakni, Cabor Sepak Bola, Bola voli, Atletik dan cabor Bulu Tangkis  yang diikuti oleh  58 desa  dari 11 Kecamatan, dengan jumlah atlet mencapai 2.214 atlet.

Selain  itu,pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malra, Muchsin Rahayaan,selaku Ketua Panitia Gala Desa, dalam laporannya menyebutkan, penyelenggaraan Gala Desa tahun 2018, sebagai implementasi dari Instruksi Presiden RI nomor, 1 tahun 2017, tentang  gerakan masyarakat hidup sehat,.Dan oleh Kemenpora, dirumuskan dalam program “Ayo Olahraga”.

Rahayaan menuturkan,seluruh rangkaian kegiatan dimulai sejak tanggal 6 hingga 10 November, ditandai dengan laga final U-19  antara kesebelasan Danar Sare VS Ohoider Tutu, keluar sebagai pemenang juara 1,dari Ohoi Danar Sare FC, dengan skor  1-0.

“Menjadi suatu kebanggaan, bagi panitia penyelenggara pelaksanaan Gala Desa tahun 2018, sejak babak kick off hingga penutupan hari ini, berjalan dengan aman dan lancar. Ke semuanya itu, berkat dukungan dan partisipasi serta peran aktif generasi muda Ohoi dan seluruh komponen masyarakat Malra juga dukungan yang luar biasa, dari aparat keamanan yang berkomitmen menjaga persaudaraan dan kekompakan, sejak awal hingga akhir dari event Gala Desa ini,”ujar Rahayaan.

45763778_181386199465000_2028189934921187328_n

Lanjutnya,para pemenang dari turnamen ini, diberikan penghargaan berupa trophy dan Bonus berupa uang pembinaan dan piagam penghargaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga yang diwakili oleh, Dr. Alman Hudry.

“Dari event turnamen Gala desa ini, telah didapati data dan potensi atlet  yang selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, pada event olahraga di tingkat selanjutnya. Sebagai wujud pembudayaan olahraga di Kabupaten Malra, Gala Desa akan tetap dilaksanakan pada tahun 2019, mendatang. Berbagai kekurangan yang ada saat ini, menjadi catatan khusus untuk perbaikan, pada Gala Desa yang akan datang,”imbuhnya.

Mewakili pemerintah daerah, panitia secara khusus menyampaikan terimakasih  serta penghargaan yang tinggi, kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI yang telah mempercayakan Malra, sebagai penyelenggaraan Gala Desa.

“Kami berharap, semoga Gala Desa dan event kegiatan lainnya di Kabupaten Malra, masih tetap mendapatkan kepercayaan dan kesempatan, demi memajukan olahraga di Malra,”pungkasnya.(IN-09)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top