Hukum & Kriminal

Nelayan Asal Passo Hilang Diperairan Laut  Pulau Nusa Laut

46168790_261506844539516_8149309666560573440_n
Ilustrasi

Ambon,Maluku– Lap-Lap (45 tahun), seorang Nelayan asal Negeri Passo, Kecamatan Bagula, Kota Ambon, dikabarkan hilang dengan Long Boath-nya diperairan Pulau Nusa Laut, Kabupaten Maluku Tengah, pada Sabtu (10/11/2018) sekitar pukul 22.00 WIT.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS,dari sumber terpercaya,Rabu (14/11/ 2018), menjelaskan informasi dugaan hilangnya nelayan asal Nusa Laut tersebut, setelah pihak Badan Sar Nasional (BASARNAS) Ambon, mendapat laporan dari  pemilik Long Boath, yang dipakai Lap-Lap untuk melaut dan mencari ikan pada Sabtu (10/11/2018), namun tak kunjung kembali.

“Informasi Nelayan asal Passo, yang hilang diperairan Pulau Nusa Laut dilaporkan oleh pemilik Long Boath, Mustamu ke pihak BASARNAS Ambon,pada Rabu (14/11/2018). Dalam laporannya, Mustamu menyampaikan yang bersangkutan (Laplap-Red), meminta ijin kepada dirinya untuk menggunakan Long Boathnya  melaut namun pada perkiraan koordinat perairan Nusa Laut sampai saat ini belum juga kembali,” ungkap Sumber yang enggan namanya dipublikasi itu.

Selain tiu Kepala BASARNAR Kota Ambon, Muslimin yang dikonfirmasi Wartawan melalui telephone selulernya, Rabu (13/11/2018),membenarkan adanya orang  laporan orang hilang dilaut yang dilaporkan oleh salah seorang Warga Negeri Passo.

“ Kami tadi (Rabu-red) telah menerima informasi orang hilang dari Bapak Mustamu tentang seorang Nelayan asal Negeri Passo yang melaut  pada Sabtu (10/11/2018),namun belum juga kembali,”ungkap Muslimin.

Dikatannya,dari pengakuan pemilik Long Boath,korban kerap menangkap ikan disekitar perairan laut Pulau Nusa Laut. Sejak dikabarkan hilang dilaut, keluarga korban sangat kuatir dan mencemaskan keberadaan korban yang belum juga memberikan informasi kepada keluarga.

“Korban diperkirakan menangkap ikan diperairan Pulau Nusa Laut dengan titik koordinator antara 03 ̊52’00”S- 128  ̊ 50’00”E,”Jelasnya.

Lanjut dikatakanya,setelah mendapat laporan dari warga,dirinya kemudian memerintahkan Team Rescue Kansar Ambon, dengan menggunakan RIB( Rigid Inflatable Boats) menuju lokasi pencarian untuk melakukan pencaharian kepada korban.

“ Jarak dari kantor BASARNAS Ambon,menuju titik pencaharian diperkirakan ditempuh selama satu setengah jam.Pencaharian ikut dibantu masyarakat setempat menggunakan satu unit Long Boat. Pencaharian hari pertam hingga saat ini belum juga ada hasilnya,”Pungkasnya. (IN-07)  

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com