Maluku

Klinik Mata Utama Maluku Resmi Jadi Mitra BPJS Kesehatan

45309846_478165936040317_462669699784638464_n

AMBON,MALUKU  –  Klinik Mata Utama Maluku, kini resmi menjadi mitra BPJS Kesehatan.Berdasarkan rilis dari BPJS Kesehatan cabang Ambon yang diterima INTIM NEWS,Sabtu (03/11/2018) disebutkan,hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara BPJS Kesehatan Cabang Ambon dengan Klinik Mata Utama Maluku, di Klinik yang beralamat di Jalan  Dr. Apituley , Silale di kawasan belakang Rumah Sakit Tentara Ambon, Kamis (01/11/2018)

Dalam sambutanya, Direktur Klinik Mata Utama Maluku, Hendrita Tuanakotta menyampaikan kesiapannya dalam melayani peserta JKN-KIS.

“Kami ucapkan banyak terima kasih atas kerja samanya, kepada semua pihak yang turut berkontribusi mulai dari awal pengurusan sampai dengan penandatanganan PKS ini sehingga, mulai hari ini Klinik Mata Utama Maluku ,sudah dapat melayani peserta JKN-KIS,”tutur Hendrita.

Menjadi mitra BPJS Kesehatan jelasnya, harus melalui beberapa seleksi administrasi atau yang biasa di sebut credentialing seperti ketersediaan sumber daya manusia dan sumber daya sarananya, merujuk pada Permenkes Nomor 56 Tahun 2014, apabila memenuhi syarat baru bisa menjadi mitra BPJS Kesehatan.

45182038_263205447731013_1011004360533999616_n

Sementara itu,Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon Afliana Latumakulita menyambut baik atas kesiapan Klinik Mata Utama Maluku, sebagai mitra BPJS Kesehatan dalam mendukung program JKN menuju Universal Health Coverage (UHC) pada 1 Januari 2019, dengan begitu akses pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kesehatan mata di Maluku semakin luas.

”Apresiasi dan selamat ,kepada Klinik Mata Utama Maluku yang telah berupaya untuk memperluas akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Maluku. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini, menandakan bahwa Klinik Mata Utama Maluku telah siap dengan sumber daya yang ada untuk melayani peserta JKN-KIS,” ungkap Afli.

Berdasarkan data yang diperoleh,terangnya secara terperinci, jumlah penderita kasus mata di Provinsi Maluku mulai dari Januari 2018 sampai dengan Agustus 2018 sekitar 6.700 orang, sehingga, penambahan Klinik Mata Utama Maluku ini merupakan angin segar bagi masyarakat di Provinsi Maluku.

“Sampai dengan 26 Oktober 2018, jumlah peserta JKN-KIS di Maluku sebanyak 1.388.993 jiwa atau sebesar 74,78 persen dari total jumlah penduduk 1.857.337 jiwa. Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Ambon telah bekerja sama dengan 265 FKTP yang meliputi Puskesmas, Klinik, Dokter Praktik Umum dan Dokter Praktik Gigi. Sementara itu, di tingkat FKTRL, BPJS Kesehatan Cabang Ambon telah bermitra dengan 23 Rumah Sakit, 4 Klinik Utama dan 5 Optik,”rincinya.(IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top