Hukum & Kriminal

Petani Asal Desa Waelikut-Buru Selatan, Ditemukan Tewas Tanpa Kepala

44927087_252095068810394_84040887801217024_n

Ambon,Maluku–  A.N alias I.N, salah seorang petani asal Desa Waelikut, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, ditemukan tidak bernyawa dan dalam kondisi menggenaskan di dalam rumah milik salah seorang warga, pada Minggu (28/10/2018),pukul 03.00 WIT.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol, Muhamad Rum Ohiorat, yang dikonfirmasi INTIM NEWS, melalui pesan Whatsapp, Minggu (28/10/2018),membenarkan adanya tindak pidana pembunuhan dengan korban AN,alias IN.

Korban yang ditemukan sudah tidak bernyawa dan mengalami luka potong hingga kepalanya terputus.  Korban pertama kali ditemukan oleh kedua istri NL dan S.

Dikatakan, laporan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di dalam kamar rumah milik seorang warga, Desa Waelikut, Kecamatan Waesama,Kabupaten Buru Selatan, berawal sekitar pukul 03.30 wit,(Minggu dini hari),kedua istri korban, NL dan S, mendatangi rumah kepala desa,dan melaporkan kasus tersebut.

“Sekitar pukul 03.30 wit,  kedua istri korban, NL dan S datang ke rumah kepala desa melaporkan,bahwa bapak desa tolong bantu dulu, katong ada liat darah di rumah.  Mendengar laporan kedua istri korban, dan untuk menjaga keamanan kedua istri korban, Kepala Desa Waeliku, melarang kedua istri korban utuk kembali ke rumah dan duduk diam dalam rumah kepala desa.  Mengingat keamanan istri korban,” ungkap Kabid Humas.

Perwira menengah Polri itu,mengatakan,untuk mengamankan situasi Kepala Desa Waeliku,mendatangi Sekdes,untuk menghubungi anggota Polsek. Menerima adanya laporan kasus pembunuhan dari Sekertaris Desa Waeliku, anggota Polsek Waesama dan Koramil serta BKO turun mengamankan TKP.

Selain itu,Kasat Reskrim Polres Buru,AKP Ryan Citra Yudha,S.IK, yang dikonfirmasi INTIM NEWS,melalui pesan Whatsapp, membenarkan adanya kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Waeliku,Kecamatan Waesama,Kabupaten Buru Selatan.

“Kejadian di Desa Waelikut,Kacamatan Waesama Buru Selatan. Saya belum bisa kasih keterangan, karena masih dalam penyelidikan. Itu sementara yang bisa saya sampaikan,” singkat pesan Kasat Reskrim Polres Buru. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top