Maluku

Bela Diri Yongmoodo Yonif Raider 733/Masariku, Hiasa Puncak HUT TNI di Kota Ambon

DSC_2397

Ambon,Maluku- Atraksi kemampuan beladiri baik Yongmoodo dan beladiri Nunchaku (Double Stick) dari Yonif Raider 733/ Masariku,warnai puncak peringatan HUT TNI ke-73 tahun 2018,yang digelar dalam kesederhanaan dan spektaculer, dilapangan merdeka,Kota Ambon,Provinsi Maluku,Jumat (5/10/2018).

Dengan mengusung tema “Profesionalisme TNI Untuk Rakyat” Upacara Peringatan HUT TNI Ke-73 dimulai pada pukul 08.00 WIT, melibatkan pasukan dari sejumlah satuan matra di TNI, Brimob Polda Maluku, Satpol PP, Tagana dan Siswa Pelajar

DSC_2390

Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto bertindak selaku Inspektur Upacara dengan Komandan Upacara Pabandya Ops Sopsdam XVI/Pattimura Letkol Inf Mario Kristian Noya. Selain prosesi upacara, akan digelar pula pengucapan  Sapta Marga  dan penganugerahan tanda kehormatan.

Pengucap Sapta Marga Letda Inf Agung Dwi Prabowo dengan didampingi Lettu Laut (KH) M.Reza Anugrah, S.H. dan Letda Tek Sugeng Haribowo yang merupakan Prajurit perwakilan dari Tiga Matra TNI wilayah Maluku.

43322871_319520511963957_1840060205463764992_n

Sementara penerima Tanda Kehormatan Republik Indonesiadiberikan kepada prajurit perwakilan tiga matra berupa  Satya Lencana 24 tahun dari matra darat, Satya Lencana 16 Tahun dari matra laut dan satya lencana 08 tahun dari matra udara.

Panglima TNI,  Marsekal Hadi Tjahjanto dalam amanat yang dibacakan oleh Pangdam XVI/Pattimura mengakatan, tema profesionalisme TNI untuk rakyat tema singkat namun, mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan latihan persenjataan alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara adalah semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia.

DSC_2375DSC_2383

“Tema tersebut  mengandung makna, Prajurit TNI yang mahir berbasis kompetensi, prajurit TNI yang harus kuat, handal dan semua tugas serta kewajibannya didharmabaktikan untuk rakyat. TNI senantiasa dipagari oleh doktrin Sapta Marga dan Sumpah Prajurit yang merupakan nafas bagi semua prajurit berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. TNI harus terus mentransformasi diri, menjadi kekuatan militer yang profesional, handal dan kapabel menghadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan,”ungkap Panglima TNI

Rangkaian puncak peringatan HUT TNI ke-73 di Kota Ambon,Provinsi, di warnai dengan pameran Alusista TNI,yang  banyak dikerumi oleh masyarakat, maupun para pelajar di Kota Ambon. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com