Hukum & Kriminal

Ayah Tiri Cabuli Anak Tiri, di Salahutu-Malteng

DSC_0110

Ambon, Maluku– Wahab Apriadi La Obo Alias Adi (30 tahun), pemuda asal Telutih, Kabupaten Maluku Tengah, dilaporkan istrinya, ST, lantaran tertangkap basah sedang mencabuli anak tirinya yang sedang dalam keadaaan tidur lelap di rumah keluarga istrinya, di Dusun Hurnala, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), pada Minggu (14/10/2018).

Pelaku Wahab Apriadi La Obo Alias Adi, yang menikah dengan ST (Pelapor) nekat mencabuli  korban, sebuat saja bunga (13 tahun), yang tidak lain adalah anak tirinya, lantaran tergiur dengan bentuk tubuh anak tirinya yang lentur dan seksi dibanding kan dengan istrinya.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS, di Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease, Rabu (17/10/2018), kasus peencabulan  terhadap anak yang dibawah umur yang dilakukan oleh pelaku Wahab Apriadi La Obo Alias Adi,kepada korban bunga (nama semaran) yang tidak lain adalah anak tirinya dirumah istrinya  ST,di dusun Dusun Hurnala,Desa Tulehu,sejak Akhir bulan September 2018 kemarin.

“ Pelaku mencabuli anak tirinya (Korban), yang kini masih duduk dibangku SMP pada salah satu sekolah di Salahutu, sejak pertengahan bulan September 2018 kemarin dirumah istrinya, di Dusun Hurnala,Desa Tulehu. Pelaku merupakan ayah tiri korban yang telah menikah dengan ibu korban bulan Agustus kemarin. Namun setelah menikah jelang pertengahan bulan September, pelaku melakukan perbuatan cabul kepada anak tirinya yang tengah tidur terlelap di kamarnya sewaktu malam,” ungkap Sumber Polres Ambon yang enggan namanya disebutkan itu.

Sumber mengatakan, pelaku yang dirasuki nafsu bejatnya nekat mencabuli anak tirinya dengan cara memasukan tangan ke dalam pakain korban, dan merabah bagian tubuh sensitive korban.  Mengalami perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh ayah tirinya, yang sering merabah bagian tubuh sensitivnya, korban akhirnya menceriterakan perbuatan bejat sang ayah tirinya kepada ibunya.

Ibu korban bahkan pernah menanyakan langsung kepada pelaku yang tidak lain adalah suaminya, namun  pelaku mengelak dan tidak mengakui perbuatannya yang dilakukan kepada korban.

“Ibu korban akhirnya berusaha untuk mencari kebenaran perbuatan bejat sang suami kepada putrinya. Upaya mencari kebenaran perbuatan asusila yang dilakukan oleh ibu korban akhirnya membuahkan hasil dengan menangkap langsung perbuatan pelaku yang masuk ke dalam kamar korban dan merabah bagian tubuh sensitif korban saat korban tengah tertidur pulas,”tutur Sumber.

Lanjut dikatakan, mengetahui perbuatan bejat sang suami kepada putrinya, membuat ibu korban akhirnya mendatangi Unit Sentra pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres P.Ambon dan Pp.Lease, Senin (15/10/2018), untuk melaporkan perbuatan bejat sang suami kepada putrinya.

“Pelaku akhirnya diamankan oleh anggota Buru Sergap (Buser) Polres P.Ambon dan Pp.Lease di Desa Tulehu, pada Selasa (11/10/2018) sekitar pukul 21.00. Pelaku yang diamankan oleh Anggota Buser Polres P.Ambon, langsung dibawah dan ditahan di rutan Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease. Pelaku yang telah menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease,resmi ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan dengan pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak, dengan hukuman pidana maksimal 15 atau 20 tahun penjara,”Pungkasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top