Maluku

90 Tahun HSP,Pemuda Masa Kini Harus Kreatif Dan Produktif

44964319_2306000499441616_4168871849372942336_n

AMBON,MALUKU –  2018 ini,genap 90 tahun peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) sejak tahun 1928 silam.Pesatnya perkembangan teknologi  saat ini,unsur pemuda dituntut harus menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada.Sama halnya dengan para pemuda –pemudi yang ada di Maluku umumnya dan kota Ambon secara khusus.

Oleh karenanya,guna memupuk rasa nasionalisme ,pemuda masa kini harus kreatif dan produktif.Hal ini diungkapkan oleh Ketua KNPI Kota Ambon Ahmad Ilham Sipahutar,usai acara “Kintal Bacarita Pemuda Kota Ambon” yang tersenggara di area Maluku Expo 2018 di Lapangan Tahapary Polda Maluku,Tantui Ambon,Minggu (28/10/2018).

“Dengan usia 90 tahun itu,pemuda bisa melihat kondisi hari ini untuk berbenah .Kita mengajak teman-teman Organisasi Kepemudaan (OKP), untuk melihat potret  kepemudaan hari ini.Mari untuk terus kreatif ,produktif,bukan kemudian mengedepankan otot atau fisik tetapi,mari  kita mengejar kreatifitas,bertarung ide,gagasan,program kerja ,sehingga kita selalu bermitra dengan pemerintah,menjadi  mitra kritis dalam pembangunan dan  bersosial  kemasyarakatan yang ada di Kota Ambon ini,”ajak Ilham.

Dirinya menerangkan,kegiatan ini dilaksanakan oleh DPD KNPI Kota Ambon,dalam rangka memperingati 90 tahun Hari Sumpah Pemuda .Kali ini,kita mengambil tema “Sumpah Pemuda  4.0 ;Mimpi dan Tantangan Masa Depan Generasi Muda “ (Unity Youth For Better Civilization) .Ilham menilai,ke depan apa yang kita ingin ambil sebenarnya adalah, realitas hari ini kita lihat potret kondisi kepemudaan yang ada, bagaimana bisa menjawab tantangan revolusi industri 4.0 itu.

44931483_1023112474538233_7359003016575320064_n

“Berarti pemuda hari ini,kita terlalu simbolis,kita gampang anarkis dan sebagainya.Padahal  didunia luar sana,semua orang sudah bicara bagaimana memajukan  daerah, kemajuan negeri,memajukan sumber daya manusia  dan teknologi.Sementara kita masih gampang disibukan dengan masalah kebangsaan dan identitas.Akhirnya apa yang terjadi,kita berdebat lagi masalah kebangsaan,padahal kita ingin mempertegas melalui 90 tahun HSP ini,semua masalah kebangsaan kita sudah selesai sebetulnya,”tuturnya.

Selaku Ketua  DPD KNPI Kota Ambon,dirinya mengajak anak muda masa kini mari kita tatap demokrasi kita yang jauh lebih baik,politik kita di 2019 jauh lebih baik dan mari kita bangun Negara ini dengan menghilangkan persoalan-persoalan kebangsaan yang ada.

“90 tahun selesai,kita berbangsa satu Bangsa Indonesia,bertanah air satu Tanah Air Indonesia  dan berbahasa satu Bahasa Indonesia,”ajaknya sembari mengingatkan.

Adapun narasumber yang berkesempatan hadir pada Kintal Bacarita tersebut selain Ilham antara lain,Pujo Wismono Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Ambon,Sumitro .P.Kelyombar selaku Kordinator Wilayah ( Korwil ) Pemuda Katolik Maluku dan Maluku Utara,Dodi Soselissa  Badan Pengurus Cabang  (BPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI)  Kota Ambon serta Yusmianto Wally Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC ) Ikatan Pemuda  Muhammadiyah (IMM) Kota Ambon.Audience yang turut hadir pun  dari unsur  pemuda beberapa Organisasi Kepemudaan di Kota Ambon . (IN06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top