Agama

Yadia GPIB Gelar Baksos Bagi 3.085 Orang Jemaat GPM

40542631_1811969638850941_3627936386482438144_n

MASOHI,MALUKU- Yayasan Diakonia Gereja Protestan Indonesia Barat (Yadia GPIB)Jakarta,menggelar Bakti Sosial (Baksos)dalam bidang pelayanan kesehatan,dalam klasis GPM Masohi.

Baksos difokuskan Jemaat GPM dan masyarakat Negeri Watludan, Isu, Waru,Nakupia dan beberapa negeri tetangga lainnya di kecamatan TNS. Kegiatan sosial ini, mendapat respon positif yang tak terhingga nilainya.

40538899_1955188781445278_1936987932183232512_n

Data yang dihimpun media ini,dari panitia baksos Yadia GPIB,ternyata  sebanyak 3.085 orang, mendapat pelayanan kesehatan dengan berbagai macam penyakit, yang dialami oleh masyarakat maupun jemaat, yang diselenggarakan pada hari Jumat  (31/08/2018) kemarin.

Jumlah ini,sangat melebihi dari target yang ditetapkan oleh panitia pelaksana klasis GPM Masohi yang disampaikan ke panitia Yadia GPIB sebelumnya.

Menurut Ketua Panitia Baksos Yadia GPIB Jan Jona Lumanauw,target yang disajikan pihak panitia hanya mencapai 1.000 orang,namun hakekatnya masyarakat maupun jemaat yang hadir untuk mendapatkan pelayanan,di wilayah kecamatan TNS, plus masyarakat dan jemaat,di Negeri Waai,kecamatan Salahutu,semua berjumlah 3.085 orang.

40519026_2510422049184178_7384355710307401728_n

Kendati demikian tambah Lumanauw,dari jumlah tersebut pihak panitia dan semua tim yang hadir,tetap akan melakukan pelayanan secara maksimal dan optimal,guna menjawab kebutuhan masyarakat,terutama dalam pelayanan kesehatan.

“Kami masih berkeinginan untuk mau melakukan pelayanan kepada masyarakat di Malteng, baik sebagai anggota jemaat gereja maupun masyarakat umumnya.Namun, kami sangat dibatasi oleh waktu, sehingga apa yang kami lakukan dalam pelayanan kesehatan semacam ini,akan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan jemaat,”ucap Lumanauw.

Sementara itu, salah satu warga masyafakat yang juga warga jemaat GPM Isu Novy Serfulira,saat dikonfirmasi media ini, Senin (03/09/2018)menjelaskan,pelayanan kesehatan gratis semacam ini, belum pernah ada,bahkan kalau masyarakat ada yang sakit,pastinya akan pergi ke puskesmas yang berlokasi di pusat desa yang merupakan ibu kota kecamatan.

40597563_2134805349926575_5891799401797517312_n

Sebagai masyarakat maupun jemaat, ucap ibu dua anak ini,semua elemen masyarakat baik di negeri Isu maupun di kecamatan TNS pada umumnya ,sangat berterima kasih atas  kedatangan atas pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh Yadia GPIB, dalam bentuk bakti sosial di bidang kesehatan.

“Kami juga berharap,agar pemerintah daerah Malteng maupun berbagai yayasan lainnya yang ada di daerah ini khususnya maupun di Indonesia umumnya,juga dapat melakukan pelayanan kesehatan semacam ini,” harap Serfulira.(IN-18)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top