Kota Ambon

Walikota Ambon: Guru Harus Jadi Contoh Buat Muridnya

42761192_739593039714578_2759754368738656256_n

AMBON,MALUKU- Diwawancarai INTIM NEWS,Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan, sosok seorang guru harus menjadi contoh buat murid-muridnya.

Hal ini diungkapkan olehnya,usai  Pencanangan Program Perektrutan Guru Mengajar Kota Ambon 2018 atau trend programnya bernama“Moving Guru”,sekaligus melepas mereka secara simbolis yakni, 200 Guru,di halaman belakang Balai Kota Ambon,Kamis pagi (27/09/2018).

42661525_569123023545821_1945076738581069824_n

“Nah, kita ini kan tahu kualitas sekolah tidak merata.Ada yang betul- betul bagus sekali ,ada juga yang sedang dan ada juga yang perlu perhatian serius.Ini yang kita dorong ,guru-guru yang memenuhi standar dengan kriteria yang telah ditetapkan.Kita dorong kepada sekolah-sekolah yang harus diberikan perhatian untuk itu.Program moving guru ini, akan merata di seluruh kecamatan karena, untuk harmonisasi ini dalam semangat Kebhinekaan itu yang dimulai dari sekolah,guru harus menjadi contoh buat muridnya,”tutur Walikota,dihadapan peserta apel harian yang didalamnya adalah ASN lingkup Pemerintah Kota Ambon termasuk pejabat struktural pun hadir.

Dirinya menuturkan,dalam rangka implementasi program visi pemerintah kota untuk menjadi kota yang betul-betul harmonis, salah satu sektor yang terus menerus didorong adalah sektor pendidikan.

Salah satu programnya adalah moving guru tersebut.Jelasnya,guru-guru kita dorong untuk berpindah dan bergerak dari satu sekolah ke sekolah yang lain selama 3 bulan.Menurutnya,target pemerintah kota Ambon, supaya guru-guru yang bagus itu juga bisa mentransfer pengalamannya kepada sekolah-sekolah yang juga perlu mendapat perhatian.

Akuinya,bisa dibayangkan,12 tahun  sekolah di Galunggung tidak pernah bersosialisasi dengan anak-anak di Kudamati dan Latuhalat.Itu kita bisa bayangkan, gaya dan pola pikir mereka yang tidak sama.Keinginan kita,supaya terjadi pembauran untuk itu.

42738383_268200613803185_7783804427797790720_nTambahnya,pencanangan program perektrutan guru mengajar kota Ambon 2018 ini,melibatkan 200 guru sekolah di Kota Ambon mulai tanggal 1 Oktober sampai 8 Desember 2018.

“Tujuan moving guru ini, kita kirimkan guru yang terbaik guna peningkatan kualitas pendidikan di Kota Ambon,”ujarnya.

Sementara itu,Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Fahmi Salatalohy menyebutkan,tema moving guru ini yakni,gelorakan semangat kerja ciptakan harminisasi ,tingkatkan mutu pendidikan, lahirkan generasi Ambon cerdas menuju Indonesia emas 2045.

42660546_557343984686729_7186910072230903808_n

Kata dia,200 guru terpilih yang siap berinteraksi dengan sekolah-sekolah pada kelima kecamatan di Kota Ambon dengan klasifikasi beberapa mata pelajaran.

“200 guru terpilih yang terdiri dari 125 guru Sekolah Dasar (SD) kelas II dan kelas V.Selain itu, Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) 75  guru untuk 7 mata pelajaran diantaranya,PKn, IPS,IPA,Matematika, Bahasa Indonesia,Bahasa Inggris  dan PJOK.Sesuai penjelasan Bapak Walikota,waktu pencanangan hari ini,Kamis, 27 September 2018.Mulai mengajar di sekolah sasaran hingga 1 Oktober 2018,”sebut Salatalohy. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com