Olahraga

Pariela Minta KONI SBT Siapkan Atlet Terbaik Untuk PON Ke-20 di Papua

42108007_322911141802939_6224133981068066816_n

Bula,Maluku-Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke-20 sebentar lagi akan dilaksanakan. Ajang olahraga nasional yang akan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga (cabor) dari atlet yang mewakili masing-masing provinsi di Indonesia itu akan diselenggarakan di Provinsi Papua dan Papua Barat pada tahun 2020 mendatang.

Untuk meraih hasil maksimal dalam perolehan medali emas pada ajang tersebut, para atlet harus dipersiapkan sedini mungkin. Dari 11 kabupaten/kota di Maluku, kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) diharapkan mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya untuk dikirim mewakili Maluku dalam ajang PON Ke-20 itu.

41985090_2192439291000534_4464507689740795904_n

Hal ini disampaikan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku, Prof. Dr. Tonny. D. Pariela, MA saat memberikan sambutannya usai melantik dan mengukuhkan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) masa bakti 2017-2021 yang digelar digedung Serbaguna Bula pada Selasa (18/9/ 2018).

“Terhitung 2 tahun dari sekarang kita sudah memasuki PON ke-20 yang akan berlangsung di Papua dan Papua Barat dan itu berarti bahwa sejak tahun pertama ini KONI Provinsi Maluku bersama-sama dengan KONI kabupaten SBT wajib mempersiapkan para atletnya untuk mengikuti ivent kejuaran dan pertandingan ditingkat nasional yang sekaligus disebut Pra PON, “ungkap Pariela dalam sambutannya.

Menurut Pariela, KONI Maluku terus berupaya meningkatkan jumlah perolehan medali dari ajang tersebut.  Hal ini membutuhkan kerja keras serta dukungan semua pihak termasuk pemerintah daerah pada masing-masing KONI Kabupaten/kota di Maluku.

“Ini merupakan tantangan yang cukup serius karna sejak PON yang Ke-19 tahun 2016 lalu kita, provinsi Maluku berhasil meningkatkan perolehan medali emas hampir seratus persen. Ini mengindikasikan ada peningkatan prestasi. Artinya bahwa kita sudah on the ride, berada pada jalur yang benar pembinaan olahraga didaerah ini, “katanya.

41886570_942928265891196_504269026436841472_n

Dikatakan, salah satu persoalan yang sering dihadapi dalam pembinaan para atlet di kejuaran PON adalah masalah pendanaan. Ini karena sebelum mengikuti PON, para atlet harus dipersiapkan dalam mengikuti ajang Pra PON. Pra PON dilakukan untuk mencari bibit atlet yang benar-benar bisa dipersir meraih medali dalam ajang PON.

“Oleh karena itu, tahun 2019 yang akan datang, satu tahun dari sekarang para atlet harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti Pra PON dan mudah-mudahan mereka bisa meloloskan diri dari Pra PON dan dipersiapkan ke PON ke-20 di Papua dan Papua Barat, “lanjut dia.

“Tentu seluruh komunitas olahraga didaerah ini berharap kalau PON yang lalu sudah meningkat 7 medali untuk yang pertama kalinya dalam sejarah didaerah ini Maluku mendapatkan 7 medali emas, tahun 2020 bisa lebih ditingkatkan lagi perolehan medalinya terutama medali emas, “harap Pariela.

Untuk itu, Pariela berharap, KONI SBT dapat menyiapkan para atlet terbaik didaerah itu untuk dibina ditingkat Provinsi dan dipersiapkan untuk mengikuti ajang PON 2020 mendatang.

“Kami mengajak kerjasama dari KONI kabupaten SBT secara khusus berikanlah kepada kami para atlet yang terbaik yang bisa disumbangkan oleh kabupaten ini kepada Maluku untuk dibina ditingkatkan provinsi Maluku memasuki Pra PON dan kemudian PON nanti, “pintah Pariela. (IN-17)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com