Hukum & Kriminal

Koruptor Jack Manuhutu,Dijatuhi Hukuman 5 Tahun Masuk Hotel Prodeo

Kasus Bank Maluku

Ambon,Maluku- Mantan Kepala Sub Perencanaan pada Devisi Renstra dan Korsec PT. Bank Maluku dan Malut Jack Stuart Manuhutu,di vonis lima (5) tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Ambon,dalam sidang putusan perkara  tindak pidana korupsi proyek pembelian lahan dan bangunan untuk pembangunan kantor Cabang Bank Maluku Cabang di Surabaya tahun 2014.

Selain harus menjalani hukuman 5 tahun penjara, sidang  putusan yang berlangsung di Pengadikan Negeri Ambon,Kamis (6/9/2018),dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum Kejati Maluku, Rolly Manampiring, dan dipimpin oleh Majelis Hakim Tipikor PN Ambon, Jenny Tulak (Hakim Ketua) dibantu, Felix Wuisan dan Herri Liliantono,(Hakim Anggota),membebankan Manuhutu untuk membayar denda sebesar Rp. 200 juta, subsider dua bulan kurungan dengan biaya perkara sebesar Rp 5000.

Dalam amar putusaanya,Majelis Hakim Tipikor PN Ambon,menyatakan,terdakwa Jack Stuart Manuhutu,terbukti bersalah, karena bersama-sama telah melakukan tindak pidana korupsi proyek pembelian lahan dan bangunan untuk pembangunan Kantor cabang Bank Maluku Cabang di Surabaya tahun 2014.

“Mengadili, terdakwa Jack Stuart Manuhutu terbukti secara dan menyakinkan bersalah melanggar Pasal 2 jo Pasal 18 ayat(1) undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi,sebagai mana diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 Ke-1 KUHPidana,”ungkap Ketua Majelis Hakim Jenny Tulak saat membacakaan amar putusannya.

Terlihat dalam persidangan, terdakwa tidak didampingi penasehat hukumnya, Morits Latumeten. Morits saat ini sementara mengendap di ruang tahan Rutan Kelas IIA Ambon atas kasus pidana lainya. Jack tidak dibebankan membayar uang pengganti, karena telah dibebankan kepada terpidana Direktur CV Harves, Hence Abraham Toisutta (Terpidana) senilai Rp. 7,2 miliar.

“Perbuatan yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam upaya memberantas korupsi,” kata hakim.

Usai membacakan putusannya,terdakwa menyatakan pikir-pikir atas vonis hakim. Sebaliknya JPU juga menyatakan hal yang sama. Sidang pun ditutup.

Vonis Jack menambah daftar terpidana korupsi Bank Maluku menjadi empat. Dimana, selain Jack tiga terpidana sebelumnya di vonis bersalah hingga ke Mahkamah Agung (MA) RI. Direktur CV Harves, Hence Abraham Toisuta diganjar pidana penjara selama 12 tahun kurungan, dan denda Rp 1 miliar subsider 8 bulan kurungan, serta dibebankan uang pengganti senilai Rp 7,2 miliar subsider 4 tahun kurungan. Akumulasi hukuman yang harus dijalani Hence adalah 16 tahun dan 8 bulan.

Hence telah berstatus DPO, dan hingga saat ini masih terus dilacak keberdaanya untuk secepatnya dilakukan eksekusi terhadap terpidana koruptor Bank Maluku yang merugikan keuangan negara mencapai Rp 7,2 miliar tersebut.

Selain Hence, MA Juga menjatuhkan pidana penjara terhadap mantan Direktur Utama PT Bank Maluku, Idris Rolobessy dengan pidana penjara selama 10 tahun, denda Rp 500 juta subsider 7 bulan kurungan, serta dibebankan membayar uang pengganti senilai Rp 250 juta subsider 1 tahun kurungan. Putusan MA ini sifatnya menguatkan putusan PT Ambon yang juga menghukumnya dengan pidana penjara yang sama.

Sementara mantan Kadiv Renstra dan Corsec Bank Maluku, Petro Ridolf Tentua, MA dalam putusannya menguatkan putusan PT Ambon yang sebelumnya menghukum terpidana dengan pidana penjara selama 6 tahun penjara, membayar denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Yang sudah dieksekusi hanya Idris, dan Petro. Hence menghilang, dan belum tau keberadaannya,”Tandasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com