Hukum & Kriminal

Kasus Repo Bank Maluku, Gubernur Maluku Siap Dipanggil Kejaksaan

Kasus Bank Maluku

AMBON,MALUKU- Kelanjutan pengembangan kasus tindak pidana korupsi bunga obligasi (Reverse Repo) PT Bank Maluku-Maluku Utara, Gubernur Maluku Said Assagaff siap memberikan keterangan, jika dipanggil pihak Kejaksaan Tinggi Maluku. Hal ini,demi menuntaskan kasus dugaan korupsi yang terjadi di Bank Maluku tersebut .

“Kalau Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku butuh keterangan, panggil Saya dan Saya akan berikan keterangan supaya, kasus ini cepat selesai, jangan sampai berlama-lama. Kalau kasus Surabaya bisa selesai, maka ini juga harus selesai,”ungkapnya.

Orang nomor satu di Maluku ini, meminta agar kasus tersebut selesai dalam tahun ini.

“Saya berharap Kejaksaan Tinggi Maluku dapat menyelesaikan kasus Repo Bank Maluku dalam tahun ini, “ucapnya, Selasa (18/09/2018) kepada sejumlah wartawan, usai rapat bersama Forkopimda Maluku, di Lantai II, Kantor Gubernur .

Gubernur menuturkan, kasus dugaan korupsi repo bank Maluku ini, menimbulkan kerugian bagi daerah hingga ratusan miliar rupiah.

“Ini kerugian yang sangat besar bagi Bank Maluku. Oleh karena itu, Kejaksaan diminta serius menanganinya. Bisa dibilang bahwa, uang ratusan miliar yang hilang  di Bank Maluku itu adalah uang Saya. Karena Saya adalah pemegang saham pengendali di Bank Maluku, ” akuinya .

 Kejaksaan tambahnya,mesti bertindak jujur dan adil.Siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut,harus diproses sesuai hukum yang berlaku. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com