Pemerintahan

CAEXPO 2018 Di Tiongkok, Bawa Angin Segar Bagi Indonesia

42044948_2008156142569940_1446481170668716032_n-1

NANNING,INTIM NEWS-Berdasarkan rilis yang diterima INTIM NEWS, Rabu (19/09/2018) dari Kedutaan Besar Indonesia di Tiongkok, disebutkan,Indonesia meraih transaksi yang sangat signifikan pada the 15 th China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2018, yang berlangsung di kota Nanning, Tiongkok tanggal 12 – 15 September 2018.

Diketahui, CAEXPO 2018 ini, membawa angin segar bagi Indonesia. Pasalnya, nilai transaksi dagang dan potential order sebesar USD 5,8 juta Dolar.

Sementara itu, terjadi penandatanganan Letter of Intent, kerjasama investasi antara Pacific Construction Group (China) dan PT Farmindo International Sentral Teknologi (Indonesia) senilai, USD 5 Milyar.

42044948_2008156142569940_1446481170668716032_n

“Kami sangat menghargai berbagai upaya yang dilakukan Kementerian Perdagangan RI ,bersama para pelaku usaha lainnya yang tidak pernah lelah, mempromosikan berbagai produk Indonesia ke para konsumen di Tiongkok. Kerja keras ini, terbukti membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Nilai sementara,transaksi perdagangan  pada partisipasi Indonesia tahun ini, mencapai USD 5,8 juta. Meningkat sebesar 95 persen,dari nilai transaksi yang diperoleh pada partisipasi tahun 2017,” ungkap Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok, merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun.

Selain itu,sejak dua hari sebelum pembukaan CAEXPO 2018,Djauhari Oratmangun telah turun langsung,meninjau berbagai persiapan di Paviliun Indonesia. Didampingi Atase Perdagangan KBRI Beijing, Dubes turut mengawal partisipasi Indonesia pada salah satu pameran dagang terbesar di Tiongkok itu.

“Saya yakin, keberhasilan delegasi Indonesia pada CAEXPO 2018 ini, akan menjadi motivasi bagi kita semua, untuk dapat menyajikan partisipasi Indonesia yang lebih inovatif lagi ,di CAEXPO berikutnya,” katanya .

Sementara itu,produk Indonesia yang paling diminati dalam pameran tersebut adalah,produk sabut kelapa yang dibawa oleh wakil dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara.

Tingginya nilai transaksi yang diperoleh Indonesia didominasi oleh produk ini,yang digunakan antara lain sebagai bahan baku pembuatan jok mobil. Adapun produk Indonesia lainnya yang diminati, para pengunjung antara lain furniture, food and beverages, fashion, home décor dan consumer goods.

42058879_249585629086513_7152872241661739008_n

Informasi lain yang didapat, pada kesempatan pelaksanaan Trade Tourism and Investment Forum ,tanggal 13 September 2018,telah dilakukan pula penandatanganan Letter of Intent (LoI), antara Pacific Construction Group (China) dan PT. Farmindo International Sentral Teknologi (Indonesia). Kerjasama ini,mencakup bidang investasi Industrial Park di Belitung senilai USD 5 milyar.

“Indonesia selalu membuka peluang kerjasama untuk Tiongkok dan negara ASEAN lainnya. LoI ini, akan ditindaklanjuti  dengan penandatanganan MoU antara Pacific Construction Group dengan PT. Farmindo International Sentral Indonesia, pada saat Trade Expo Indonesia (TEI) ke-33 di ICE BSD Tangerang,”demikian disampaikan Direktur Jenderal Pengemba ngan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Arlinda, yang tiada hentinya memberikan motivasi kepada peserta dan melobby pihak-pihak terkait, sejak pembukaan hingga penutupan CAEXPO 2018.

Diketahui pula,Provinsi Sumatera Barat yang menjadi salah satu peserta utama ,dikawal langsung oleh Gubernurnya yang pro aktif.

Sekedar tahu, Pacific Group Construction ,merupakan salah satu investor besar di China yang bergerak di bidang konstruksi pembangunan kawasan industri. Perusahaan ini, juga merupakan sponsor utama CAEXPO 2018. Adapun PT .Farmindo International Sentral Teknologi, adalah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang inovasi teknologi. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com