Olahraga

Turnamen Bulutangkis Kapolda Maluku Cup, Ajang Pencarian Prestasi Baru Generasi Muda

DSC_1988

Ambon,Maluku– Ajang Turnamen Kapolda Maluku Cup tahun 2018, yang diselenggarakan oleh Polda Maluku bersama Pengurus Daerah Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Maluku,merupakan sebuah ajang untuk mencari prestasi-prestasi baru, yang ada dikalangan generasi muda di Maluku untuk bisa tampil menjadi seorang atlit buku tangkis yang profesional.

Pasalnya,turnamen yang diikuti oleh 25 Persatuan Bulu Tangkis di Indonesia,dengan jumlah peserta sebanyak 175, menghadirkan sejumlah atlit bulutangksi Indonesia yang pernah menjuarai beberapa pertandingan bulutangkis dikancah Internasional,sebagai motivator dalam terpandingan kejuaraan bulutangkis Kapolda Maluku Cup tersebut

Kehadiran sang legendaris Bulutangkis Inondesia, seperti Taufik Hidayat,Marleve Mainaky,Bellaetrix Manuputty,Frans Kurniayan,Yulianti dan Herman Laksono, akhirnya menginjakan kaki,di Provinsi yang berjuluk Negeri para Raja-Raja ini.

38615057_687842638229345_4577843097769082880_n

Kehadiran mantan-mantan jawara nasional dan internasional di Kota Ambon atas undangan Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto,S.IK, untuk memberi pengetahuan bagi pebulutangkis usia dini dikalangan geneasi muda di Maluku,

“Melalui ajang turnamen Bulu Tangkis Kapolda Maluku Cup, mari kita tunjukan kepada semua orang,bahwa Maluku Negeri para raja-raja ini sudah dalam keadaan aman dan kondusif. Selain itu, ivent ini untuk merajut kebersamaan, seluruh masyarakat bersama Polri dalam menciptakan situasi keamanan di Maluku,”ungkap Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budi Revianto,S.IK kepada wartawan, dalam acara Bakumpol Ngopi Bareng, Para Atlit Nasional dan Pers Maluku,Selasa (7/8/2018)

Jenderal Polri berpangkat dua bintang emas itu, mengungkapkan untuk kejuaraan Kapolda Maluku Cup yang dilaksanakan pasa Selasa (7/8/2018) merupakan semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 tanggal 17 Agustus 2018 dan juga sebagai bentuk dukungan Polda Maluku dalam menyukseskan pelaksanaan ivent Internasional Asian Games yang akan berlangsung pada tanggal 18 Agustus 2018.

DSC_1950

“Pelaksanaan turnamen bulu tangkis Kapolda Maluku Cup,merupakan sebuah bentuk kebersamaan Polri dengan masyarakat yang ada di Maluku. Yang mana selaku Kapolda Maluku bersama seluruh Pejabat Utama Polda Maluku, telah mempersiapkan sebaik mungkin pelaksanaan turnamen bulu tangkis ini, yang tidak hanya sekedar bertanding  namun mampu menciptakan sejuta prestasi di bidang olahraga bulutangkis yang berasal dari generasi muda di Maluku,”tutur Jenderal Polri yang pernah menjabat selaku Kapolda Sulawesi Tenggara itu.

Selain itu, Atlit Bulutangkis Nasional Indoensia, Taufik Hidayat, yang hadir dalam acara tersebut,kepada Wartawan, dirinya mengatakan, berbicara mengenai turnamen bulutangkis Kapolda Maluku Cup ini,secara kasat mata merupakan sebuah ajang pertemanan,kebersamaan, persahabatan dan yang membuat dirinya selaku Atlit Bulu Tangkis Indonesia meluangkan waktu untuk ikut meramaikan ajang turnamen  Bulu Tangkis Kapolda Maluku Cup tahun 2018.

DSC_1957

“Selaku Atlit Bulu Tangkis Indonesia,saya baru pertama kali, datang ke Kota Ambon Provinsi Maluku. Tentunya  melalui  tournament Bulu Tangkis Kapolda Maluku Cup,dapat memberikan memberikan motivasi dan support terhadap generasi Muda di Maluku untuk lebih mencintai perlombaan bulu tangkis. Karena dari olah raga ini kita tentunya memiliki jiwa sportifitas yang mampu menyatukan masyarakat yang ada di Maluku. Kedetangan saya di Kota Ambon, Provinsi Maluku kiranya dapat menjadi motifator bagi begerasi muda di Maluku. Selain itu kehadiran saya dan teman-teman Atlit Bulu Tangkis Nasional dalam ajang turnamen Kapolda  Cup ini, sebagai bentuk dukungan terhadap Polda Maluku dan masyarakat Maluku dalam rangka memperingati HUT RI ke-72 dan  juga menyukseskan Ivent olahraga Internasional Asian Games yang akan berlangsung pada tanggal 18 Agustus 2018,”tutur Pemain Legendaris Bulutangkis Indoensia itu.

DSC_1964

Selain itu Pebulutangkis Nasional, berdarah Maluku Belatrix Manuputty,menambahkan kehadirannya di Kota Ambon, dalam turnamen bulutangkis Kapolda Maluku Cup,tidak hanya sekedar ajang pulang kampung, namun selaku Putri keturuan Maluku,kehadirannya di Kota Ambon diharapakan dapat memotifasi generasi muda di Maluku untuk bisa tampil menjadi seorang atlit Bulu Tangkis yang bisa bertanting diajang nasional maupun internasional.

Disi lain, Kapolda Maluku dalam sambutannya saat membuka Badminton Kapolda Cup mengatakan, pihaknya hanya ingin memasyarakatkan olahraga bulutangkis di Maluku, karenanya diundang pebulutangkis nasional.

“Rekan-rekan bulutangkis, saya selaku Kapolda Maluku yang sekaligus mewakili rekan-rekan masyarakat yang berada di Kota Ambon Maluku yang kita cintai bersama, kami sampaikan selamat datang di tanah pusaka para raja-raja yang kita cintai. Kami bangga atas kehadiran bulutangkis nasional dengan prestasi internasional. Kami memberikan apresiasi yang tinggi,” tutur Kapolda saat membuka Kejuaraan Bulutangkis di GOR  Micky, Jalan Tulukabessy, Keluarahan Rijali, Kacamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa, 7 Agustus.

DSC_1974

Kehadiran para legenda bulutangkis ini, menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Ambon, Insya Allah lahir dari tanah Maluku menggantikan beliau-beliau (pebulutangksi nasional, red). Sanggup atau tidak sanggup, itu dulu. Bilangnya perkara jadi apa nggak Kalau nggak sanggup pertama harus semangat,” tutur mantan Kapolda Sulawesi Tenggara ini.

Dikatakanya, Maluku, mempunyai segudang atlet,sayangnya kurangnya kejuaraan membuat atlet-atlet Maluku tak mampu berbuat banyak dikancah nasional. Padahal, Maluku banyak melahirkan olahragawan-olahragawan handal. Maluku juga menyumbangkan atlet-atlet terbaik bagi Indonesia.

“Tunjukkan bahwa di Maluku banyak pebulutangkis handal. Kami menyampaikan terimakasih disamping kehadiran kerjasama dari panitia para pihak Pemda  Maluku, rekan-rekan TNI, PBSI  Maluku. Kegiatan ini tidak akan terlaksana apabila tidak ada sinergi secara positif. Kita harus  junjung tinggi sportifitas. Saya titip kepada teman-teman (wasit- red),harus menilai secara objektif. Kalah menang di dalam satu pertandingan adalah hal yang biasa,”Tandasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com