Militer

Gotong Royong TNI Bersama Rakyat,Bangun 5 Desa Di Tehoru-Malteng

DSC_1853

Malteng, Maluku- Bermandikan debu pasir dan semen serta teriknya panas matahari yang menyengat kulit, Satgas TMMD ke-102 yang dilaksanakan di wilayah Kodim 1502/Masohi, bergotong royong bersama masyarakat yang ada di lima (5) desa di Kecamatan Tehoru,Kabupaten Maluku Tengah, untuk membangun kesejahteraan masyarakat di Negeri yang berjuluk Pamahanunusa (Membangun Nusa dan Bangsa).

Spirit gotong royong sebagai tentara yang lahir dari rakyat,menjadi penyemangat, personil Satuan Penugasan (Satgas)TMMD, dalam pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102, yang dibuka secara langsung oleh Asisten 1 Setda Pemkab Malteng, W.Istia, pada  tanggal 10/7/2018.

“Desa-desa yang menjadi sasaran TMMD ke 102, Kodim 1502/Masohi, di Kecamatan Tehoru, diantaranya, Desa Saunulu, Desa Yaputi, Desa Hatumete, Desa Moso dan Desa Telutih Baru. Masing-masing desa memiliki sasaran utama dan sasaran tambahan,” ungkap Kapten Inf,  Bambang Sutiono,Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD 102 tahun 2018, yang ditemui Wartawan di Desa Saunulu, Kecamatan Tehoru, Malteng, Kamis (2/8/2018).

DSC_1841

Perwira TNI berpangkat tiga balok emas itu menjelaskan, untuk sasaran utama yang dilakukan oleh Satgas TMMD, di Desa Saunulu, dengan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 317 yang membawahi dua, Dusun Mangga Dua,Dusun Saptamarga, berupa proses pembangunan Talud penahan ombak dengan panjang sekitar 35 meter dengan ketinggian 2.30 Cm,  dari sepanjang 50 meter dari tepi pantai. Sedangkan untuk sasaran tambahannya adalah pembuatan 6 buah septic tank komunal untuk 6 Kepala Keluarga (KK).

Untuk desa Yaputi sasaran utamanya adalah pembangunan pembangunan Musolah, berupa pengerjaan pagara, dengan 50 x 50 meter,pemasangan keramik dan pemasangan plafon. Pembangunan ruangan kantor Desa Yaputi. Sedangkan untuk sasaran tambahannya adalah pembuatan 6 buah septic tank komunal.

Desa Hatumete dengan sasaran utamanya adalah pembangunan merehab Masjid dan Gereja, dengan sasaran tambahannya adalah pembangunan 25 unit rumah warga yang tidak layak huni yang 15 unitnya telah diselesaikan oleh personil Satgas TMMD bersama masyarakat.

Desa Moso sasaran utamanya adalah,pembangunan kantor negeri dan pembangunan taman pengajian Alquran (TPQ), dengan sasaran tambahannya adalah pembuatan 6 septic tank komunal.

DSC_1850

Desa Telutih Baru, sasaran utamanya adalah pembangunan kantor negeri dan rehab rumah tidak layak huni masyarakat Telutih Baru.

“Untuk proses pelaksanaan kegiatan utama penyelesaiannya sudah mencapai penyelesain sekitar 75%. Sehingga dengan sisa waktu yang diberikan sekitar 1 minggu, personil Satgas TMMD bersama masyarakat berusaha secara semaksimal untuk dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan sasaran yang diharapkan,” Ucapnya.

Lanjut dikatakan, selain kegiatan fisik yang dilakukan pada TMMD ke-102,Satgas TMMD Kodim 1502/Masohi juga, melakukan kegiatan non fisik berupa sosialisasi kesehatan yang dilakukan bersama dengan dinas kesehatan Malteng, sosialisasi para pelajar tentang prosedur menjadi seorang TNI, pemutaran film nasional yang mencerminkan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

DSC_1869

Serta kegiatan olahraga bersama personil Satgas TMMD, Kodim 1502/Masohi bersama dengan Pemda Malteng dalam perlombaan gawang mini dikalangan masyarakat 5 desa yang menjadi sasaran kegiatan TMMD.

“Animo masyarakat pada TMMD kali ini, sebagai sebuah kerinduan masyarakat terhadap kehadiran TNI yang bila dilihat secara kasat mata kasar terhadap masyarakat, sangat berbeda jauh dengan TNI saat ini. Masayarakat sangat mendukung kegiatan TMMD yang dilakukan oleh Kodim 1502/Masohi. Sehingga sebagai besar kegiatan,”Pungkasnya.

DSC_1865

Selain itu,Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pekerjaan Umum,Pemda Malteng, Sarbun Tuanakotta, kepada Wartawan dilokasi TMMD, menjelaskan sebagai dukungan dari Pemda Malteng pada pelaksanaan TMMD ke-102, Dinas PU Malteng, menyuplai bahan-bahan pembangunan fisik untuk pembangunan talud penahan tanah sepanjang 150 meter, pembuatan 18 unit septic tank yang dikerjakan di tiga (3) lokasi yaitu dua septic tank  dibuat di Desa Saunulu dan Desa Hatumete.

” Kita sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan TMMD ke-102 yang dilakukan oleh Satgas TMMD, Kodim 1502/Masohi. Pemda Malteng juga memberikan anggaran senilai Rp 297 juta yang bersumber dari APBD Malteng tahun 2018, untuk proses pembuatan talud penahan tanah dan air laut sepanjang 150 meter dan tinggi 2.30 cm,” ungkap Sarbun Tuanakotta. (IN-07).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com