Maluku Tenggara

Warga Kei Besar Temukan Sumber Energi Yang Diduga Gas Alam

gas malra

Elat,Malra – Warga Desa Reyamru, Kecamatan Kei Besar Tenggah, Kota Elat, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), menemukan sumber energi yang diduga mengandung gas alam Sabtu (21/7/2018) lalu.

Penemuan gas tersebut berada di dua titik yang berbeda diantaranya dilokasi sekitar pantai dan di kebun milik warga, yang tidak jauh dari desa Reyamru. Penemuan yang diduga gas tersebut sudah terbuktikan, ketika coba dibakar dengan korek api seketika mengeluarkan semburan api berwarna biru yang langsung  menyebar disekitar areal yang dimana diduga mengandung gas.

Salah satu warga Desa Reyamru, Albert Matli, kepada wartawan mengatakan,  penemuan tersebut sudah sejak tahun 50-an namun pemerintah Kabupaten Malra, baru merespon  dan meninjau langsung ke lokasi baru ditahun 2018,  bersama Kepolisian Resort Maluku Tenggara, dan TNI berinisiatif melakukan kunjungan guna  memastikan kebenaran atas informasi tersebut dengan mendatangi lokasi kawasan yang diduga gas.

“Penemuan tersebut sejak tahun 50 an namun karena masyarakat masih awam belum mengetahui apakah itu minyak atau gas namun setelah dibakar ternyata menyala seperti yang telah dilihat,” Ujar Matli.

Dikatakannya informasi penemuan gas saat ini telah diketahui pemerintah dan warga desa membuka diri apabila akan  dieksplorasi dan dieksploitasi  pemerintah karena demi untuk kepentingan orang banyak.

Sementara itu Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Indra Fadilah Siregar, SH, SIK, bersama kodim 1503, Dinas Lingkungan Hidup Malra,  Dan Dinas Esdm Provinsi Maluku yang tiba dilokasi setelah meninjau dan guna menghindari dampak negatif yang akan terjadi kepada warga maka diareal sekitar sumburan gas dipasangi Police Line hal tersebut agar warga terhindar dari dampak negatif yang nantinya disebabkan oleh gas.

“Kami dari kepolisian  bersama TNI, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tenggara dan Dinas ESDM Provinsi Maluku, setelah mengecek langsung ke lokasi ternyata salah satu titik penemuan gas adalah jalur lintasan yang sering dilewati warga, sebelum pihak yang berkompeten melakukan penelitian, mengingat bau gas yang sangat kuat dan takutnya berdampak buruk bagi kesehatan dan nyawa warga maka untuk sementara dipasang police line,” Terang Kapolres.

Langkah tersebut menurutnya agar masyarakat jangan mendekati lokasi sekitar sebelum ada hasil penelitian lanjutan dari pihak yang berkompeten.

Dinas ESDM Provinsi Maluku Pastikan Temuan Warga Adalah Gas

Dinas Energi Dan Sumberdaya Mineral Provinsi Maluku, yang juga tiba di lokasi setelah melakukan pengamatan dan eksplorasi terhadap temuan warga  memastikan bahwa benar ada gas di desa reyamru, Dinas Esdm Bahkan Menemukan Titik Sumber Gas Baru Pada Areal Sekitar Laut.

Max Poceratu Staf ESDM Provinsi Maluku, setelah melakukan pengamatan kepada wartawan menjelaskan Atas hasil pengamatan dan analisa direncankan akan merekomendasikan hasilnya kepada pemerintah provinsi untuk dilanjutkan ke pemerintah pusat guna diuji dilaboratorium kandungan gas yang ada didesa Reyamru tersebut.

Dikatakanya Atas temuan gas tersebut Max meminta warga untuk menghindari kontak langsung dengan titik titik dimana sumber gas ditemukan guna menghindari atas dampak buruk gas sebelum tim melakukan uji laboratorium tentang gas yang ada, karena bisa saja dilokasi sumburan gas bisa meledak sewaktu waktu apabila tekanan besar yang dihasilkan dari dalam tanah.

“Setelah melakukan pengamatan yang ditemukan warga adalah gas, untuk itu kan ditindaklanjut dengan pengujian lebih dalam dari mana sumber gas berada dan apa jenis gasnya,”jelasnya.

Dikatakannya, dari hasil peninjauan sementara dapat disimpulkan gas yang di temukan adalah jenis gas metan, hasil pengamatan yang dilakukanya akan dilaporkan kepusat karena berdasarkan Undang-Undang no 23 tahun 2014 kewenangan migas ada pada pemerintah Pusat,”pungkasnya. (IN-09).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com