Militer

TNI/Polri di Maluku, Bantu Suku Mausu Ane Seram Utara-Malteng Dari Musibah Kelaparan

37711935_1977519422271335_5906149188181164032_n

Ambon, Maluku– Kepedulian sosial akan musibah kelaparan yang dialami oleh masyarakat suku Mausu Ane yang tinggal dipedalaman hutan gunung Morkelle, Seram Utara Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, dilakukan oleh Kodam XVI/Pattimura dengan mendatangi secara langsung pemukiman suku terangsing tersebut, untuk memberikan bantuan pangan dan obat-obatan.

Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura, Kolonel Arm, Sarkistan Sihaloho, kepada INTIM NEWS, Selasa (24/7/2018), mengatakan menindak lanjuti informasi adanya 3 warga suku Mausu Ane yang meninggal akibat musibah kelapar, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto, telah memerintahkan untuk mendalami dan mengecek kebenaran informasi tersebut.

Dan bertindak cepat dengan mengirimkan personil Kodim 1502/Masohi untuk membantu dan menyambangi daerah dimana domisili suku Mausu Ane untuk memberikan bantuan logistik berupa makanan dan obat-obatan.

37712891_1977518692271408_6672877047531962368_n

Kodim 1502/Masohi bersama Koramil 1502-05/Wahai, sebagai satuan kewilayahan terdekat, telah berada di lokasi setelah menempuh perjalanan darat selama 8 jam dari Kota Masohi.

Melewati hutan dan sungai yang berbatuan tidak menjadi kendala bagi jajaran TNI AD untuk memberikan bantuan kemanusiaan masyarakat suku Mausu Ane.

“Kendala keterbatasan sarana angkutan dan transportasi, Kodim 1502/Masohi sebagai satuan kewilayahan, saat ini baru memberikan bantuan awal berupa 40 kardus mie instans dan 44 Karung beras kepada suku Suku Mausu Ane yang saat ini sudah tiba di Dusun Siahari, Kecamatan Seram Utara Timur, Kobi, Kabupaten Maluku Tengah,” tutur Perwira menengah TNI AD berpangkat tiga melati itu

Dikatakan, selain terkendala angkutan transportasi, lendala lain yang ditemui Kodim 1502/Masohi adalah sulitnya bertemu secara langsung dengan masyarakat suku Mausu Ane yang hanya bisa ditemui dengan perantara Raja Negeri Maneo Rendah.

“Untuk mengatasi kesulitan tersebut Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Harisandi Krishandoko telah melakukan kordinasi dengan Kepala Dusun Siahari Anton Katipana dan Pendeta Siahaya guna mengambil langkah-langkah cepat untuk memberikan dorongan logistik. Dan akhirnya disepakati bahwa masyarakat suku Mausu Ane,akan mengadakan pertemuan di Dusun Siahari serta mengambil bantuan tanggap darurat dari TNI, besok Rabu, 25 juni 2018 pukul 11.00 WIT, ” Ungkapnya

37802773_1977519105604700_5624892163880910848_nDikatakan saat ini Kodam XVI/Pattimura juga  telah menyiapkan Tim medis dari RST dr.Latumeten dan bantuan sembako dari Bekangdam XVI/Pattimura serta dukungan transportasi heli bell BKO Kodam XVI/Pattimura untuk mempercepat dorongan bantuan logistik kepada Masyarakat Suku Mausu Ane.

Selain bantuan yang diberikan oleh jajaran Kodam XVI/Pattimura , bantuan sosial kepada masyarakat suku terasing Mausu Ane, juga dilakukan oleh dari jajaran Polda Maluku, dengan memberangkat rombongan bantuan sosial yang membawakan sembako dan obat-obatan

37762531_1977521052271172_6459444269869432832_n

” Saat ini rombongan bantuan sosial sembako dan obat-obatan dari Polda Maluku untuk masyarakat suku terasing Mausu Ane yang tinggal pedalaman hutan Seram,  gunung Morkele, Maluku Tengah, sudah sampai di pelabuhan Waipirit, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pukul 21.30 WIT. Dan malam ini juga langsung melanjutkan perjalan menuju Malteng,untuk bergabung dengan tim bantuan Polres Maluku Tengah, menuju Desa Wai Muse,”ungkap Dir Reskrimsus Polda Maluku Kombes Pol Firman Nainggolan kepada INTIM NEWS melalui pesan selulernya, Selasa (24/7/2018). (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com