Hukum & Kriminal

Peringati HANI Tahun 2018, BNNP Maluku-Pemda Serukan Perang Kepada Narkoba

36667478_1947002891989655_5014277939013877760_n

Ambon,Maluku- Sebagai provinsi yang pernah menempati peringkat ke tujuh (7) daerah rawan narkoba, upaya untuk menurunkan peringkat pengguna narkoba tersebut terus dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku, dengan gencar menyerukan perang terhadap narkoba yang merusak kehidupan manusia.

Selain itu seruan peranggi narkoba, juga menjadi musuh besar dunia melalui peringatan hari anti narkotika internasional (HANI)  yang diperingati pada tanggal 26 Juni setiap tahun berjalan.

Untuk itulah sebagai dukungan terhadap dunia yang secara lantang menyerukan perang terhadap narkoba, menjadi sebuah wacana yang akan dikampanyekan dan diserukan oleh BNNP Maluku pada peringatan HANI tahun 2018, yang akan berlangsung pada tanggal 12 Juli 2018.

36679882_1947002855322992_6407830256303996928_n

“Sebagai bentuk dukungan kepada dunia dalam meyerukan seruan perang terhadap narkoba, BNNP Maluku akan melakukan upacara peringatan HANI tahun 2018, sudah tentunya akan melibatkan semua stake holder dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk bersama-sama BNNP Maluku menyatakan perang terhadap narkoba. Maluku memang pernah menduduki peringkat ke 7 rawan narkoba, namun selaku Kepala BNNP saya terus melakukan upaya pemberantahan peredaran narkoba di Maluku, puji syukur Maluku beranggsur-angsur mengalami penurun yang tadinya di peringkat 7 sekarang sudah naik ke peringkat 12,” tutur Kepala BNNP Maluku Brigjen Pol Drs Rusno Prihardito, yang didampingi staf inti BNNP Maluku, dalam pertemuan bersama Wakil Gubernur Maluku  Dr Zeth Sahuburua,SH,MH,diruangan lantai dua (2)  kantor Gubernur Maluku, Jumat (6/7/2018).

Jenderal satu (1)bintang emas itu, mengungkapkan secara umum, upaya untuk memberantas penyalah gunaan narkotika di Maluku, sesuai dengan catatan penanganan oleh BNNP Maluku bersama dengan Kepolisian di Maluku  telah menyelesaikan 90 kasus penyalah gunaan narkotika di Maluku.

“Berbagai upaya untuk perangi narkoba terus dilakukan oleh BNNP Maluku diantaranya, BNNP Maluku melakukan pemberantasan penjualan obat komix yang digunakan oleh Pemuda di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Upaya untuk mengatasi bahaya obat komix yang dapat menyebabka para pemuda Tulehu Fly, dilakukan oleh BNNP Maluku dengan mengandeng LSM Pemuda di Negeri Tulehu untuk memberikan sosoialisasi  dan juga memberikan pengobatan kepada para  generasi muda di Negeri Tulehu dari bahaya penyalah gunaan obat komix yang dipakai sebagai pengganti narkoba. Untuk kasus penyalahgunaan obat komix dikalangan generasi muda di Kota Ambon, tercatat sudah 2 orang pemuda yang dikirim BNNP Maluku untuk mendapat pengobatan di panti rehabilitas di Kota Makasar,”ungkap Pejabat Tinggi (Patti) Polri itu.

36742230_1947002991989645_4037336139470733312_n

Meresponi kunjungan untuk dari BNNP Maluku,Wakil Gubernur Maluku, mengungkapkan sebagai Provinsi Kepulauan yang ada di 1.434 buah pulau di Maluku, melalui momentum peringatan hari anti narkotika internasional (HANI) tahun 2018, selaku Pemerintah Provinsi Maluku, dirinya mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk bersama-sama Pemda dan BNNP Maluku, menyatakan perang terhadap narkotika.

“Sesuai dengan tema HANI tahun 2018,yaitu menyatukan dan mengerakan seluruh kejuatan bangsa dalam perang terhadap narkoba,untuk mewujudkan masyarakt Indonesia yang sehat tanpa narkoba. Dari tema ini ,mewakili Pemda Maluku, saya ingin menyampaikan kepada masyarakat Maluku  agar selalu memperhatikan anak-anak kita, teristimewa keluarga. Anak-anak yang ada di kehidupan setiap keluarga dari masyarakat Maluku adalah pewaris masa depan dan tongkat estafet generasi penerus bangsa. Olehnya itu selaku orang tua tugas dan tanggung jawab kita didalam keluarga dan masyarakat, harus memperhatikan kesejahteraan masyarakat yang bebas dari narkoba,”tutur Doktor Lulusun Fakultas Muhamadiya Makassar itu. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com