Hukum & Kriminal

Lalai Bayar Ganti-Rugi Lahan Waeapo,BWS Maluku Digugat

37896605_1874787199493617_7124066767885828096_n

Ambon,Maluku- Kuasa Hukum Keluarga Hengky S, Morits Latumeten,SH,akhirnya menggugat Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IX Maluku  dan Maluku Utara, karena  tidak membayar ganti-rugi atas lahan  yang saat ini digunakan, sebagai lokasi dibangunnya Bendungan Waeapo,

Latumenten yang ditemui di PN Ambon, Jumat (27/7/2018) mengungkapkan, karena kliennya menilai tidak ada itikad baik, dari pihak BWS terhadap tuntutan ganti rugi tersebut, maka  klienya langsung memasukan gugatan tersebut ke PN Ambon

“Kita harus mengajukan gugatan tersebut sebagai suatu perbuatan melawan  hukum,” cetusnya

Menurut Latumeten, dengan diabaikannya permohonan ganti rugi dari pemilik waris dari lahan tersebut, maka BWS dalam hal ini, sebagai Pemerintah atau Negara,telah melakukan perbuatan semena-mena terhadap hak milik masyarakat,sebagai warganya.

“Mana bisa dibangun tanpa ada ganti rugi,perbuatan Mereka,(Balai Wilayah  Sungai )itu telah memenuhi tindak pidana penyerobotan, ” ungkapnya.

Diungkapkan Latumeten,yang menjadi persoalan utama adalah kepatuhan BWS terhadap proses hukum, dimana semestinya sebelum atau  setelah  proyeknya dilaksanakan  proses ganti rugi sudah harus berjalan.

” Sejak awal sudah  Kita peringatkan lewat upaya hukum, mulai dari surat menyurat ke instansi-instansi Pemerintah,bahkan sampai kepada Presiden tapi tidak diindahkan,” ungkap Latumeten geram.

Karena itu, menurut Pengacara yang jam terbangnya  makin meningkat ini, Klienya langsung menggugat  pihak BWS.

Dari informasi yang dihimpun,adapun panjang objek gugatan adalah sepanjang 3 kilometer. Selain itu pada lahan milik kliennya, selain dibangun bendungan juga dibangun jalan. (IN/NK)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com