Hukum & Kriminal

Fentilasi Dibobol,Peralatan Elektronik Dan Uang Tunai SMP 9 Lateri-Kota Ambon Raup Digasak OTK

maling-ilustrasi

Ambon,Maluku– Disatroni pencuri yang berhasil membobol ventilasi pintu ruangan perpustakaan menggunakan sebilah pisau, membuat sejumlah peralatan elektronik dan uang tunai milik, SMP Negeri 9 Ambon Kelurahan Lateri, Kecamatan,  Baguala, Kota Ambon,rauph dibawah kabur oleh sang pencuri.

Paur Humas Polres P.Ambon dan Pp.Lease, Ipda Yahya Leinussa kepada Wartawan dirungan kerjanya, menjelaskan aksi pencurian yang terjadi di SMP Negeri 9 Ambon Kelurahan Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, sebagamana yang dimuat dalam laporan Polisi nomor: LP – B /64 /VII /2018 /Maluku /Res Ambon /Sek Baguala, terjadi pada Minggu (29/7/2018), sekitar pukul 17.00 WIT.

38010050_1987357811287496_2054538305151696896_n

“Kejadian pencurian yang terjadi di SMP Negeri 9 pada Minggu sore (Minggu-red), hingga kini masih dalam proses penyelidikan anggota Polsek Baguala. Kasusnya ini baru diketahui oleh Lucky Maispatella (45 tahun)salah seorang guru  bersama Yopi Patty (38 tahun) Pegawai Honorer, SMP Negeri 9, saat mendatangi sekolah tersebut, pukul 08.30 WIT,untuk mengambil peralatan kerja satu unit bor, yang tersimpan di ruangan perspustakaan,” ungkap Paur Humad Mapolres Ambon.

Perwira Polri berpangkat satu balok emas itu, mengungkapkan, saat mendatangi SMP Negeri 9 yang ada di Lateri, kedua saksi (Lucky Maispatella dan Yopi Patty), dengan tujuan untuk mengambil peralatan kerja satu unit bor,kedua saksi dibuat kaget bukan kepalangan saat melihat fentilasi pintu ruangan ruangan perpustakaan yang terlihat seperti dirusak oleh orang menggunakan sebilah pisau.

Curiga dengan adanya aksi pencurian yang terjadi di sekolah tersebut, sang guru dan pegawai honorer SMP Negeri 9 tersebut, kemudian menghubungi salah guru lainnya,Mey Talabessy, melalui Handphone seluler untuk memberitahukan kejadian tersebut.

Usai menghubungi rekan gurunya, kedua saksi akhirnya mengambil kunci ruangan perpustakaan dan masuk untuk memeriksa kondisi Perpustakaan yang terlihat dalam kondisi diobrak-abrik oleh orang.

38209682_1987358801287397_1228791062508601344_n

“Akibat dari kejadian tersebut telah hilang berupa satu (1) buah printer merk Epson warna putih, dua (2) buah printer Canon warna hitam, satu (1) buah Laptop Toshiba warna hitam, 1 (satu) buah Desktop merk Lenovo warna putih, satu (satu) unit mesin bor merk Makita, satu (1) unit tablet gambar dan uang tunai sebesar Rp 2.000.000 (dua juta rupiah).

Dengan total kerugian kurang lebih Rp 29.300.000,(Dua puluh sembilan juta tiga ratus ribu rupiah). Kedua saksi yang masuk dan melihat sejumlah perelatan elektronik yang telah hilang diambil orang,akhirnya mendatangi Polsek Baguala, untuk melaporkan kejadian tersebut,” tutur Ipda Yahya Leiunassa. (IN-07).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com