Politik

DPD Golkar Maluku Tolak Pengunduran Diri Richard Rahakbauw

36604913_1869046409818858_3862972591945809920_n

AMBON, MALUKU- Surat pengunduran diri Richard Rahakbauw dari jabatan wakil ketua DPRD menjadi anggota biasa,yang diajukan ke DPD Golkar Maluku ,ditolak. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Maluku, Ridwan Marasabessy kepada wartawan, Kamis (05/07/2018),di kantor Balai Rakyat, yang terletak dikawasan Karang Panjang, Ambon.

“Apa saja mereka alat partai. Ditempatkan diparlemen ini ,karena kehendak partai.Jadi,atas nama DPD Golkar,sebagai pelaksana tugas Ketua DPD Golkar,kami menolak  pengunduran diri  Richard Rahakbauw,selaku wakil Ketua,dan mengembalikan dia sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku,”tegas Marasabessy.

Dirinya menceritakan, Rahakbauw yang akrab disapa RR, sudah ajukan surat pengundura n diri.Karena dia alat partai,maka  kami menolak dan menempatkan dia sebagai  wakil ketua DPRD kembali.

36620536_2073498306245905_2289405529421774848_n

“Kalau ditanya alasannya, dia anggota partai yang masih dibutuhkan pada jabatan wakil ketua.Dan setelah kami seleksi,dari enam orang,dia masih sangat layak,dibandingkan anggota yang lain.DPD masih sangat membutuhkan nya,karena kami yakin RR memiliki potensi ,untuk memenangkan partai pada legislatif 2019,”ungkapnya.

Disinggung apakah komitmen RR, atas konsekuensi dirinya atas pernyataan kekalahan paslon SANTUN (Said Assagaff-Anderias Rentanubun) di Kota Ambon adalah move politik,Marasabessy menampiknya.

“Terserah siapapun  memandang dari segi move politik.tetapi secara normatif,mereka alat partai yang diparlemen. Maka kita menolak.Walaupun telah membuat surat pernyataan beralaskan meterai ,tetapi itu kan pribadi dia,bukan karena permintaan dari partai.Dia kan alat partai,jadi ditempatkan oleh partai Golkar,pengunduran dia ditolak,atas nama DPD Golkar,dan itu sudah perintah dari ketua DPD,”tuturnya.

Sekedar tahu,beberapa bulan lalu RR sempat berkomitmen saat Rapat Terbuka Partai Golkar di Sport Hall,akan mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DPRD Maluku,jika paslon SANTUN, kalah suara di Kota Ambon, yang adalah daerah pemilihannya.

Dan memang nyatanya, memang hasil pleno rekapitulasi KPU Kota Ambon kemarin, menempatkan paslon SANTUN pada urutan ketiga. Urutan pertama paslon HEBAT (Herman Koedoeboen -Abdullah Vanath). Sementara urutan kedua yakni paslon BAILEO (Murad Ismail-Barnabas  Orno). Mereka bertiga sebagai paslon gubernur dan wakil gubernur Maluku, periode 2018-2023,yang ditetapkan KPU Maluku.

Alhasil,real count KPU maupun rilis lembaga survei ,menempatkan paslon BAILEO pada urutan pertama, diikuti SANTUN dan HEBAT. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com