Hukum & Kriminal

Dibobol Maling, Uang Komite SMKN 2 Ambon Raup Digasak OTK

maling-ilustrasi

Ambon,Maluku– Orang Tidak Dikenal (OTK) berhasil membobol enam (6) ruangan kantor milik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Ambon, yang berlamat di Negeri Hatiwe Besar,Kecamatan Teluk Ambon,Kota Ambon,Selasa (17/6/2018). Dalam aksi itu, OTK berhasil menggasak uang komite senilai 3.5 juta rupiah.

Kapolsek Teluk Ambon Ipda Julkisno Kaisupy,kepad INTIM NEWS melalui telephone selulernya,Rabu (18/7/2018) menerangkan, aksi pembobolan ruangan kantor  yang mengakibatkan hilangnya uang milik SMK Negeri 2 Ambon, baru diketahui oleh salah satu guru mendatangi sekolah tersebut.

Guru itu masuk dan naik ke lantai II,kaget melihat enam pintu ruang terbuka sekolah yang berada di lantai dua dan ruangan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Kantin, ruang praktek, ruang Komite, dan satu ruang kecil, sudah terbuka.  Melihat  6 ruangan dalam keadaan terbuka, membuat sang guru pun melaporkan kasus ini ke polisi, untuk diselidiki.

“Jadi SMK 2 dibobol maling. Pencuri hanya mengincar uang saja dan berhasil membawa kabur uang senilai Rp3.500.000. Kenapa kami menduga mengincar uang, karena barang berharga seperti laptop, komnputer dan barang-barang berharga lainnya dalam brankas, tidak  diambil,” tutur Periwa pertama Polri itu.

Mantan Kapolsek Teluk Elpaputih,itu mengatakan untuk mengungkapkan pencurian, polisi akan memeriksa saksi, baik pihak sekolah, di mana mereka merasa dirugikan karena kejadian ini maupun saksi lain yang mengetahui peristiwa terjadi.

“Setiap raungan dibuka pencuri dengan cara pintu dicongkil atau dirusaki. Kita sudah periksa 2 saksi. Kita juga akan periksa saksi-saksi lain. Kasus ini masih kita selidiki,” katanya.

Selain itu, dirinya juga menghimbau  kepada setiap sekolah yang ada di Wailayah hukum Polsek Telum Ambon agar mengaktifkan Security yang bertujuan untuk dapat meminimalisir aksi pencurian di sekolah.

“Ini kan masih dalam kondisi sekolah belum begitu aktif. Saya minat setiap sekolah bisa mengaktifkan security sehingga tidak ada lagi aksi-aksi pencurian di sekolah,” pesannya.

Terpisah, Kasat Reskrim AKP R.E Adikusuma, yang dikonfirmasi INTIM NEWS, melalui telephone seluler, Rabu (18/7/2018), mengatakan, aksi pencurian  yang terjadi di SMK Negeri 2 Ambon, dengan motif yang dilakukan oleh sang pencuri yang naik ke lantai II sekolah tersebut, dengan mencungkil setiap ruangan. Setelah memeriksa satu persatu dari enam ruangan yang ada, OTK itu pun masuk ke dalam ruang Wakasek.

“Pelaku naik ke lantai dua dan masuk di enam ruangan yang ada. Ada brankas tapi tidak ada uang. Dan diduga pelaku mengambil uang dari ruang Wakasek,” jelasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com