Pemerintahan

Penyu Tabob Di Malra, Menarik Perhatian Pemerintah Amerika Serikat

34394844_531201320607609_3144254104662966272_n

Malra,Maluku- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, (Malra) mendapatkan peluang kerja sama dengan Pemerintah Amerika Serikat.

Kepentingan Amerika serikat mengunjungi Kabupaten Malra untuk membangun kerjasama, yang diawali dengan perlindungan penyu belimbing, dalam bahasa daerah Kei di kenal dengan nama (Tabob).

Spesies penyu yang saat ini hampir punah karena perburuan oleh masyarakat. Selain itu juga beberapa program ditawarkan Amerika, yakni pembangunan pariwisata dan pendidikan yang berkelanjutan di Kepulauan Kei Maluku Tenggara.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dua Bagian Ekonomi Kedutaan Besar Amerika Serikat. Joshua Lustig, pada saat tatap muka dengan penjabat Bupati Malra, Semmy Risambessy, plt Sekda, Hironimus Rettobjaan, dan SKPD terkait dilingkup Pemda Malra yang berlangsung di aula kantor Bupati Malra. (31/5/18).

34160933_530909470636794_4604997221044191232_n

Joshua Lustig mengatakan, terkait kerjasama dalam hal perlindungan penyu belimbing, bisa menjadi permulaan dan pintu masuk sekaligus membuka peluang kerjasama antara pemerintah daerah kabupaten Malra dan Amerika.

“Selain sosialisasi perlindungan terhadap penyu belimbing, akan ditindak lanjuti pula dengan  menawarkan program pariwisata seperti sistineble tourism, sistineble development dalam konteks luas dan pengembangan SDM lewat Pendidikan yang mana siswa siswi di malra bisa di kirim ke Amerika,”ujar Joshua.

Dikatakannya, mengapa Amerika dan  NOAA punya kepentingan khususnya untuk spesies penyu belimbing.

 “Penyu belimbing sendiri sudah bermigrasi antar lintas negara sesuai informasi data satelit, penyu belimbing melakukan migrasi dari Papua, Pulau Buru dan masuk ke pulau kei malra, dan kembali ke California,”ungkapnya.

Dijelaskannya, mengapa penyu belimbing sangat dilindungi karena hal ini terkait dengan sumber daya perikanan Internasional.

“Penyu belimbing memiliki peran penting dalam rantai makanan. Hal ini disebabkan karena ikan teri yang menjadi makanan ikan tuna sudah tidak ada. Mengapa ikan teri tidak ada karena uburubur itu makanannya ikan teri, dan penyu belimbing sendiri  makanannya ubur ubur,”jelasnya.

Untuk itu, Joshua berharap Pemda malra dapat menyambut baik maksud kedatangannya serta membuka ruang  guna memberikan masukan, serta gagasan yang akan ditindaklanjuti guna kemajuan pembangunan di malra.

Menanggapi pernyataan tersebut Pjs. Bupati, Semmy Risambessy, mengatakan siap menerima Pemerintah Amerika Serikat dalam upaya pengembangan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di daerah ini, mengingat pengembangan sumber daya alam dan sumber daya manusia di malra dirasakan belum maksimal.

“Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, sangat mengapresiasi keinginan pemerintah Amerika Serikat, untuk membangun kerjasama guna membantu membangun daerah ini kedepan, tentunya ke arah yang lebih maju dari berbagai sektor,”pungkas Risambessy.

Dikatakannya, pemerintah daerah dan masyarakat malra sangat welcome dan siap memfasilitasi kerjasama tersebut, untuk itu pada kesempatan tersebut OPD dan instansi terkait diminta untuk segera menyiapkan segala sesuatu yang tentunya berdasarkan ketentuan, serta perundang-undangan yang berlaku guna mempercepat proses kerjasama tersebut.(IN-09).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com