Pemerintahan

Pemimpin Harus Miliki Kredibilitas Dan Reputasi Membanggakan

diklat3-940x350

AMBON,MALUKU- Seorang pemimpin harus memiliki kredibilitas dan reputasi membanggakan,agar mampu memberikan inspirasi dan motivasi untuk bersemangat, bangkit bersama dengan inovasi baru, dan membuat setiap orang menyadari bahwa perubahan itu penting.

Demikian dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, saat menutup Diklat Kepemimpinan Tingkat III yang berlangsung di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, Sabtu (23/06/2018), dalam rilisnya oleh Humas pemerintah provinsi Maluku, Senin (25/06/2018).

“Memotivasi dan menginspirasi setiap orang dalam setiap detik di kehidupan mereka, untuk bersemangat dan bangkit bersama dengan inovasi baru, dan membuat setiap orang menyadari bahwa perubahan itu penting, untuk mengubah hal yang tertinggal zaman dengan hal-hal baru yang sesuai peradaban saat ini,” ujarnya.

36063262_2063675540561515_8918564972431147008_n

Sahuburua memesan agar peserta Diklat yang berasal dari Aparatur Sipil Negara, dari lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah(Malteng), Maluku Tenggara, Buru, Buru Selatan (Buru Selatan) dan Kota Ambon ini, sekembalinya ke tempat tugas, dapat membangun tekad untuk memperbaiki, mengoreksi cara berpikir dan cara memandang  persoalan.

“Mungkin dulunya lebih banyak dilihat dari kepentingan sendiri, instansi dan sektornya. Marilah kita mencoba melihat persoalan secara lebih utama dari perspektif kepentingan publik yang lebih besar,” pesannya.

Lanjutnya, hal ini penting agar dapat membangun komitmen bersama, tingkatkan semangat dan keberanian mengambil tindakan dan resiko dalam rangka menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi kepentingan publik.

Pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat III, merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri dan Nomor 13 Tahun 2002 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri dalam jabatan struktural.

Dengan demikian, terangnya, pengembangan kompetensi aparatur negara telah menjadi agenda penting saat ini, dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan, dan pembangunan.

“Hal ini menjadi lebih bernilai strategi pada konteks jabatan struktural. Saya memfokuskan pada jabatan struktural, mengingat kedudukan dan peran saudara-saudari yang diharapkan dapat menjadi designer, pendorong, inspirator, dan teladan dalam organisasi.

“Untuk kebutuhan kompetensi tersebut, dan kaitannya dengan kualitas pimpinan, saudara-saudari telah secara optimal melalui ke empat agenda pembelajaran Diklat,” tukas Sahuburua.

Keempat agenda pembelajaran tersebut, terangnya, merupakan satu kesatuan yang utuh dan dimaksudkan untuk melahirkan pimpinan aparatur yang professional dan kader pimpinan bangsa yang handal dan terpercaya.

“Selain itu, memahami berbagai permasalahan yang dihadap bangsa, dan kemudiann mencari dan menemukan solusi secara komprehensif dan terpadu,” tandas politisi Partai Golkar ini. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com