Militer

Jenderal Polri Berhati Mulia,Peduli Balita Gizi Buruk Di Maluku

34339959_1898407490182529_7452087426169700352_n

Ambon,Maluku-Rasa ibah dan kepedulian sosial akan penderitaan yang dialami masyarakat Maluku, turut dirasakan oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budi Revianto, S.IK.

Hal ini diperlihatkan oleh sang Jenderal berpangkat dua bintang emas itu, dengan mengunjungi secara langsung Marsya Unitli (3 tahun),balita gizi buruk yang dirujuk dari rumah sakit Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya ke rumah sakit Bhayangkara Polda Maluku,Selasa (5/6/2018).

Dalam kunjungannya ke rumah sakit Bhayangkara Polda Maluku, tepatnya di kamar kembang lili tempat dirawatnya Marsya Unitli sang balita penderita gizi buruk dibaringkan, sang Jenderal Polri berpangkat dua bintang emas itu menyampaikan rasa prihatian dan peduli akan derita yang dialami oleh sang balita.

34461584_1898406456849299_8657055769671237632_n

Tidak hanya mengalami gizi buruk, sang balita asal Maluku Barat Daya tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter Bhayangkara Polda Maluku, juga  diketahui menderita penyakit Hidrosefalus (penumpukan cairan pada rongga otak) yang membuat sang balita tersebut terlihat lemas dan menurun berat badannya.

Penderitaan yang dialami oleh sang balita dialami sejak usianya beranjak 1 tahun 3 bulan, dimana saat itu sang bocah mengalami sakit demam yang tidak kunjung sembuh.

Proses pengobatan secara tradisional pun dilakukan oleh pihak keluarga,kepada sang balita,yang tinggal di Desa Wakpapapi, Kecamatan Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Usaha penyembuhan penyakit yang dialami sang balita pun tak bisa dibawah oleh pihak keluarga ke rumah sakit terdekat lantaran terbentur dengan biaya yang pengobatan yang tidak dimiliki oleh pihak keluarga.

Hal ini menggerakan hati sang Kapolsek Babar Timur Iptu Hans Betaubun bersama anggota Bhabinkamtimas Desa Wakpapapi, yang kemudian mendatangi rumah sang balita, di Desa Wakpapapi, pada (24/5/2018) dan memberikan bantuan biaya pengobatan dari Kapolres MBD, AKBP Abner Richard Tatuh.

33340919_1885887758101169_3159478165999452160_n

Mendapat bantuan biaya pengobatan oleh Polres MBD, sang balita yang difasilitasi oleh Polsek Babar Timur,akhirnya diberangkatkan dari Kecamatan Babar Timur, pada Sabtu (26/5/ 2018),pukul 18.00 WIT menggunakan KM Wetar dan dikawal oleh Bhabin Kamtibmas desa Wakpapi Bripda Manaha, bersama dengan 2 orangg tenaga medis, Lely Hematang dan Ny. Samangun.

Sang balita pun akhirnya tiba dipelabuhan Kaiwatu Kacamatan Moa, Kabupaten MBD, sekitar pukul 17.00 WIT dan langsung bawah ke rumah sakit Tiakur, MBD.

Dirawat kurang lebih 1 minggu, pihak medis rumah sakit Tiakur akhirnya merujuk sang balita untuk  dirawat dirumah sakit Bhayangkara Polda Maluku.

Sang balita yang ditemani oleh neneknya Salomina Unitli dan tantenya, kemudian berangkat dari Tiakur MBD ke Kota Ambon.

Saat dirawat dirumah sakit Bhayangkara Polda Maluku,tanggal 1 juni 2018, sang balita yang awal berat badannya menurun dari 4, 57 kg akhirnya berangsur mengalami perubahan menjadi 5, 6 kg.

Kabid Dokes Polda Maluku, Kombes Pol dr Agung Widodo, S.PM, kepada Wartawan di ruangan Rs Bhayangkara Polda Maluku Selasa (5/6/2018),menjelaskan untuk penanganan gizi buruk yang dialami oleh sang balita Marsya Unitly, pihak dokter Rs Bhayangkara mendatangkan dokter gizi dari rumah sakit dr Umarela Tulehu untuk membantu memberikan asupan nutsiri kepada sang balita.

” Nutrisi khusus, serta perawatan gizi dan nutrisi diberikan oleb dr gizi yang didatangkan dari rumha sakit dr Umarela Tulehu yang merupakan mitra dengan Rs Bhayangkara Polda Maluku. Selain mengalamo gizi buruk, sang balita Masya Unitli juga mengalami penyakit Hidrosefalus yang penangananya memerlukan waktu yang lama untuk menyembuhkan,” ungkap dokter Polri berpangkat tiga melati itu. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top